Pemangkasan Produksi Batubara Perlu Ditinjau
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pemangkasan produksi batubara pada tahun ini memicu kecemasan di kalangan pelaku usaha. Pemotongan produksi dalam dokumen rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 yang disebut hingga 70% berpotensi menekan keberlanjutan bisnis hingga memicu pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut RKAB produksi batubara 2026 berada di kisaran 600 juta ton. Angka ini melorot dibandingkan realisasi produksi batubara nasional 2025 yang mencapai 790 juta ton. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum menerbitkan persetujuan RKAB perusahaan pertambangan batubara.
