Pembelajaran dari Fluktuasi Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah belakangan ini mengalami depresiasi yang cukup dalam. Kurs dolar AS menembus batas psikologis Rp 17.000, bahkan Rp 18.000. Meski sempat menguat oleh kenaikan tiga kali BI rate akumulasi 100 basis poin sampai Juni 2026, kurs rupiah masih berpotensi fluktuatif terhadap dolar AS.
Rentetan pelemahan nilai mata uang Garuda terhadap dolar AS tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor eksternal. Kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz toh tidak serta merta membawa prospek penurunan harga minyak riil di pasar dunia.
