Pemimpin Kreatif

Kamis, 28 November 2024 | 08:17 WIB
Pemimpin Kreatif
[ILUSTRASI. Jurnalis KONTAN Adi Wikanto. (Ilustrasi KONTAN/Indra Surya)]
Adi Wikanto | Senior Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah berlangsung di 545 wilayah di Indonesia pada 27 November 2024. Pemenang Pilkada 2024 menurut perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan diketahui paling lambat 16 Desember 2024. Namun, hasil hitung cepat lembaga survei sudah menunjukkan calon pemimpin daerah baru yang akan memimpin tiap kabupaten/kota dan provinsi dalam lima tahun mendatang. 

Ada yang menang, ada yang kalah. Siapapun pemenang Pilkada 2024, itulah pilihan rakyat. Di balik kemenangan itu, hanya calon pemimpin daerah baru dengan jiwa inovatif dan kreatif, yang bakal sukses memajukan wilayahnya masing-masing. Pasalnya, aliran dana transfer ke daerah semakin besar. Di sisi lain, fasilitas infrastruktur di daerah juga semakin baik. Jika pemimpin baru gagal memanfaatkan potensi ini, dipastikan perkembangan daerah tersebut dalam lima tahun ke depan tidak akan jauh berbeda dengan sekarang.

Tahun depan, jumlah dana transfer ke daerah (TKD) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 919,87 triliun. Jumlah itu meningkat pesat dibandingkan TKD di APBN 2024 sebesar Rp 857,59 triliun, yang sekaligus merupakan anggaran TKD terbesar dalam sejarah.

Dari TKD tersebut, sebesar Rp 360 triliun adalah Dana Alokasi Umum (DAU) yang tidak ditentukan penggunaannya. Ini menjadi modal penting bagi pemimpin daerah untuk menciptakan program yang bisa memajukan wilayahnya dan membuat masyarakat naik level dari sebelumnya. Kuncinya adalah pemimpin baru harus bisa memberdayakan masyarakat dengan mengandalkan potensi masing-masing wilayah dan kearifan lokal. Ada daerah yang layak dikembangkan sebagai tujuan wisata.

Ada pula daerah dengan potensi industri manufaktur, pertanian, pertambangan dan lain-lain. Manfaatkan anggaran daerah untuk pengembangan potensi tersebut. Gunakan pula jaringan yang selama ini dimiliki untuk menggandeng investor swasta agar ikut andil mengembangkan potensi wilayah.

Selain itu, pemimpin daerah yang baru harus mampu memanfaatkan perubahan dan perkembangan teknologi. Sudah saatnya, pemimpin daerah memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memudahkan pelayanan di masing-masing daerah. Kemajuan teknologi juga harus dimanfaatkan untuk mengambil langkah-langkah dan menciptakan solusi efektif terhadap permasalahan di setiap daerah. 

Selamat untuk pemenang Pilkada 2024. Ingat dengan janji kampanye Anda! 

Bagikan

Berita Terbaru

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen

WIKON diajukan PKPU oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW), sedangkan PTPP diajukan PKPU oleh PT Sinergi Karya Sejahtera.

 Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin

BPJS Kesehatan tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan PBI JK karena menjadi kewenangan Kemensos

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:58 WIB

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah

Danantara melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia. Total nilai mencapai US$ 7 miliar. 

 Revolusi Melalui Teladan
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:56 WIB

Revolusi Melalui Teladan

Perjalanan karier Joao Angelo De Sousa Mota dari dunia konstruksi ke pertanian, hingga menjadi Dirut Agrinas

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:37 WIB

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek

Jika pemangkasan outlook membuat tekanan terhadap pasar SBN berlanjut dan mempengaruhi nilai tukar rupiah, maka imbal hasil berisiko naik

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:28 WIB

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah

Penerbitan global bond oleh pemerintah belum mampu menyokong cadangan devisa Indonesia              

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:25 WIB

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah

Prospek industri multifinance diperkirakan akan lebih cerah tahun ini setelah tertekan pada 2025.​ Piutang pembiayaan diprediksi tumbuh 6%-8%

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:05 WIB

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim

Ilmu pengetahuan kini sudah bisa menjadi penghubung antara adanya emisi gas rumah kaca dan bencana alam.

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin

Bitcoin anjlok lebih dari 50% dari ATH, Ethereum senasib. Pahami risiko likuidasi massal dan hindari kerugian lebih parah.

INDEKS BERITA

Terpopuler