Pendapatan Puradelta Lestari Melambung, Laba Bersih DMAS Terbang 109,8 Persen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:10 WIB
Pendapatan Puradelta Lestari Melambung, Laba Bersih DMAS Terbang 109,8 Persen
[ILUSTRASI. Proyek pembangunan pabrik di kawasan industri terintegrasi PT Puradelta Lestari Tbk, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (14/9/2016). KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - CIKARANG. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) berhasil membukukan kinerja yang kinclong di sembilan bulan pertama 2021. Baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih pertumbuhannya cukup signifikan.

DMAS menorehkan pendapatan usaha sebesar Rp 1,31 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2021. Capaian pendapatan usaha tersebut setara dengan dua kali pendapatan usaha DMAS di semester pertama tahun 2020 yang sebesar Rp 655 miliar.

Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk menyebut, segmen industri menyumbang kontribusi terbesar terhadap pendapatan usaha DMAS. 

“Pendapatan usaha dari segmen industri di sembilan bulan pertama tahun 2021 adalah sebesar Rp 1,14 triliun atau sekitar 87,5% dari pendapatan usaha,” ujar Tondy Suwanto, dalam keterangan resmi, Rabu (27/10).

Baca Juga: Akhir Kuartal III, Laba Bersih ROTI Melesat 65%

Sementara segmen hunian menyumbang sebesar Rp 110 miliar atau 8,4% dari pendapatan usaha. Sedangkan kontribusi dari pendapatan usaha segmen komersial, hotel, dan rental terhadap pendapatan usaha secara keseluruhan masingmasing adalah 3,0%, 0,6%, dan 0,4%.

DMAS sukses membukukan laba kotor sebesar Rp 740 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba kotor pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp427 miliar. Sementara marjin laba kotor tercatat sebesar 56,6%. 

Di sisi laba usaha, perolehannya mencapai Rp 593 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba usaha pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 285 miliar. Untuk marjin laba usaha sebesar 45,4%.

 

 

Meningkatnya marjin laba usaha ini terutama disebabkan menurunnya beban umum dan administrasi pada sembilan bulan pertama tahun 2021 ini dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 27,4%.

Walhasil, DMAS sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 635 miliar, atau tumbuh sebesar 109,8% dibanding laba bersih di sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar Rp 302 miliar. 

Untuk marjin laba bersih tercatat sebesar 48,5%, lebih tinggi dibandingkan dengan marjin laba bersih di periode yang sama tahun 2020 sebesar 46,2%.

Selanjutnya: Dua Kali Lolos, Tridomain Performance Materials (TDPM) Kini Hadapi PKPU Lainnya

 

Bagikan

Berita Terbaru

Dipicu Kenaikan Harga Timah, Laba Bersih TINS Lampaui Target
| Jumat, 24 April 2026 | 11:55 WIB

Dipicu Kenaikan Harga Timah, Laba Bersih TINS Lampaui Target

PT Timah (TINS) bukukan laba bersih Rp 1,31 triliun di 2025, 119% dari target. Kenaikan harga timah global jadi pendorong utama. 

Bayang-Bayang Lonjakan NPL, Rapuhnya UMKM, dan Peringatan Keras bagi Perbankan RI
| Jumat, 24 April 2026 | 10:10 WIB

Bayang-Bayang Lonjakan NPL, Rapuhnya UMKM, dan Peringatan Keras bagi Perbankan RI

Alarm kewaspadaan berdering keras di segmen UMKM, dengan rasio non-performing loan (NPL) yang sudah menyentuh 4,60%.

Rupiah Terpuruk, Fiskal Makin Tertekan
| Jumat, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Rupiah Terpuruk, Fiskal Makin Tertekan

Nilai tukar rupah sempat melampaui level Rp 17.300 per dolar Amerika Serikat (AS) pada KAmis (23/4) 

Kinerja Investasi Melemah Meski Capai Target
| Jumat, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Kinerja Investasi Melemah Meski Capai Target

Realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun, hanya tumbuh 7,2%                

Prospek Cerah Saham MORA Usai Merger dengan MyRepublic dan Rapor Hijau Kuartal I-2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:53 WIB

Prospek Cerah Saham MORA Usai Merger dengan MyRepublic dan Rapor Hijau Kuartal I-2026

Investor diminta jangan lengah lantaran masih ada tekanan yang membayangi prospek MORA dalam jangka pendek.

Prospek Saham EMAS Melesat, Simak Sentimen Tambang Pani dan Rekomendasi Beli Analis
| Jumat, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Prospek Saham EMAS Melesat, Simak Sentimen Tambang Pani dan Rekomendasi Beli Analis

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) jadi yang paling banyak diborong investor asing sepekan terakhir.

Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut 45,58% Pada Kuartal I-2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:17 WIB

Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut 45,58% Pada Kuartal I-2026

Rugi bersih emiten BUMN Karya itu pada kuartal I-2026 sebesar Rp 678,03 miliar, turun 45,58% secara tahunan.

Proses Penawaran Selesai, Petrosea (PTRO) Siap Akuisisi Saham Tambang di Papua Nugini
| Jumat, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Proses Penawaran Selesai, Petrosea (PTRO) Siap Akuisisi Saham Tambang di Papua Nugini

PT Petrosea Tbk (PTRO) telah menyelesaikan proses penawaran atau binding offer dengan Tolu Minerals Limited pada 20 April 2026. ​

Lini Bisnis Jasa Keuangan Bakal Menopang Kinerja Astra (ASII) Pada 2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:07 WIB

Lini Bisnis Jasa Keuangan Bakal Menopang Kinerja Astra (ASII) Pada 2026

Kontribusi dari lini jasa keuangan bakal jadi salah satu penopang utama kinerja Astra. Salah satunya, dari kinerja jasa pembiayaan.

Saham Valuasi Murah Mulai Bergairah
| Jumat, 24 April 2026 | 08:01 WIB

Saham Valuasi Murah Mulai Bergairah

Di tengah kondisi pasar saham domestik yang terus bergejolak, kinerja indeks IDX Value30 masih perkasa di sepanjang tahun berjalan​ ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler