KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Konflik Rusia-Ukraina ikut menggempur minat penawaran umum perdana alias initial publifc offering (IPO) di pasar saham global. Volatilitas perang dan melonjaknya inflasi membuat investor khawatir dan meninggalkan rencana IPO.
Data Bloomberg menunjukkan sekitar US$ 65 miliar dana segar telah dikumpulkan melalui IPO di seluruh dunia di tahun berjalan 2022. Nilai ini turun 70% dari US$ 219 miliar pada kuartal 1-2021.
