Penjualan Mobil Meningkat 28%, Bagaimana Prospek Saham Emiten Otomotif?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan mobil nasional terlihat mulai tancap gas di September. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 679.010 unit alias tumbuh 21% secara tahunan (year on yeay/YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 561.405 unit.
Sementara itu, penjualan ritel mencapai 676.223 unit atau naik 15,4% YoY dibandingkan Januari-September 2025 yang sebanyak 585.926 unit. Pertumbuhan pasar otomotif tersebut berlangsung di tengah penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di sejumlah daerah, antara lain Tangerang, Bandung, Surabaya dan Semarang.
Pada bulan September 2026 saja, wholesales tercatat sebanyak 79.540 unit. Angka ini melonjak hingga 28,1% YoY dari 62.090 unit pada September 2025. Penjualan ritel juga tumbuh 27,4% YoY menjadi 81.243 unit dari 63.766 unit.
Baca Juga: TMMIN Buka Peluang Ekspor Mobil Veloz Hybrid ke Pasar Global
Namun, secara bulanan, pasar mobil mengalami koreksi tipis. Wholesales September turun 2,7% dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 81.757 unit. Penjualan ritel juga turun 2,6% dari 83.421 unit pada Agustus.
Mengutip laporan dari laporan KONTAN sebelumnya yang ditulis Dicky Mardiana (8/10) lalu, dari sisi merek, Toyota masih mendominasi pasar mobil nasional. Penjualan Toyota sepanjang Januari-September 2026 mencapai 197.809 unit dengan pangsa pasar 29,1%.
Daihatsu menempati posisi kedua dengan penjualan 112.442 unit atau pangsa pasar 16,6%. Berikutnya, Suzuki mencatatkan penjualan 53.224 unit dengan pangsa pasar 7,8%, disusul Mitsubishi Motors sebanyak 48.414 unit atau 7,1%.
Sementara itu, BYD mencatatkan penjualan 43.727 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Merek kendaraan listrik asal China tersebut menguasai pangsa pasar 6,4% dan menempati posisi kelima dalam penjualan mobil nasional.
Seiring dengan kenaikan tersebut, saham emiten otomotif, PT Astra International Tbk (ASII) ditutup menguat pada penutupan pasar Jumat (9/10) sebesar 0,42% ke Rp 4.820, melanjutkan penguatan yang sepekan ini sudah terjadi sebesar 4,10%.
