Penundaan Insentif Motor Listrik Bakal Menekan Penjualan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penundaan kembali program insentif pembelian sepeda motor listrik hingga Agustus 2026 dinilai berpotensi menekan penjualan kendaraan listrik roda dua dan menghambat pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, mengatakan pihaknya sejak awal telah meminta pemerintah agar tidak terlalu lama merealisasikan insentif yang sebelumnya telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Sambut Guyuran Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta, SLIS Bidik Kenaikan Penjualan 30%
