Penyebaran Covid Meningkat Lagi, IPO Senilai US$ 9 Miliar Terhambat

Rabu, 30 Maret 2022 | 13:00 WIB
Penyebaran Covid Meningkat Lagi, IPO Senilai US$ 9 Miliar Terhambat
[ILUSTRASI. Pejalan kaki di depan gedung Shanghai Stock Exchange di distrik Pudong, Shanghai, China, 3 Februari 2020. REUTERS/Aly Song/File Photo]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Gelombang infeksi kasus baru Covid-19 turut berdampak ke bursa saham China. Rencana penggalangan dana melalui pencatatan saham perdana senilai lebih dari US$ 9 miliar terhambat, karena banyak perusahaan yang menunda rencana initial public offering (IPO).

Selama seminggu terakhir, 15 perusahaan menunda proses IPO di STAR Market, bursa di Shanghai yang fokus ke sektor teknologi dengan alasan terpengaruh pandemi. Shanghai memulai lockdown terbaru pada Senin (28/3).

Di Shenzhen, yang menggelar pengujian Covid-19 secara massal hingga tiga putaran di bulan ini, 67 perusahaan menunda rencana IPO di bursa ChiNext. Alasan penundaan perlunya memperbarui pengungkapan kepada regulator, menurut pengajuan.

Secara keseluruhan jadwal penggalangan dana dengan nilai total 60 miliar yuan mengalami penundaan, demikian diberitakan koran pemerintah Securities Times. Nilai itu setara dengan lebih dari sepersepuluh dari total penggalangan dana melalui IPO di pasar domestik China pada tahun 2021, sekitar US$ 84 miliar 

Baca Juga: Bank Sentral Malaysia Pangkas Proyeksi Ekonomi, Pertimbangkan Konflik Rusia-Ukraina

Dampak nyata pada penggalangan dana IPO kemungkinan lebih besar, karena daftar calon di papan ekuitas utama China tidak diharuskan untuk membuat pengungkapan tepat waktu pada proses pemeriksaan.

Namun rencana IPO yang terhambat semakin menekan ekonomi China, yang sudah terbebani oleh krisis utang pengembang, konsumsi yang lesu, serta imbas dari krisis Ukraina.

Untuk meminimalkan dampaknya, Bursa Efek Shanghai telah berjanji untuk menggelar operasi untuk menstabilkan pasar modal selama periode pengendalian virus.

Pengelola bursa pada Minggu mengatakan akan terus memeriksa rencana penjualan saham oleh kandidat STAR Market dan memperkuat komunikasi online dengan emiten dan penjamin emisi.

Namun demikian, semakin banyak pelamar IPO yang menekan tombol jeda, pada saat banyak perusahaan diminta untuk memperbarui hasil keuangan mereka.

Baca Juga: Vinfast Vietnam akan Membangun Pabrik Kendaraan Listrik Senilai US$ 2 Miliar di AS

Nanjing CIGU Technology Corp, yang berencana untuk listing di STAR, mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya mengajukan permohonan ke bursa Shanghai untuk menangguhkan pemeriksaan aplikasinya.

"Karena epidemi, perusahaan dan lembaga perantara tidak dapat menyelesaikan uji tuntas, atau menjawab pertanyaan regulator selama periode waktu yang ditentukan," kata perusahaan itu.

Kandidat STAR lainnya yang menghentikan rencana IPO selama seminggu terakhir termasuk Guangzhou Xaircraft Technology Co, CICT Mobile Communication Technology Co, dan Yuanjie Semiconductor Technology Co.

Di Shenzhen, perusahaan termasuk Guangdong Lvtong New Energy Electric Vehicle Technology Co, Plotech Technology (Kunshan) Co dan Shenzhen Mould-Tip Injection Technology Co telah menghentikan rencana IPO selama sebulan terakhir, menurut pengajuan pertukaran.

Bagikan

Berita Terbaru

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah, Guncang Industri Otomotif Dalam Negeri
| Rabu, 11 Maret 2026 | 12:00 WIB

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah, Guncang Industri Otomotif Dalam Negeri

Pelemahan rupiah akan meningkatkan biaya produksi pabrik perakitan domestik yang masih bergantung pada komponen impor.

Simulasi Perang Timur Tengah Terjadi 2-4 Bulan ke Harga Minyak & Ekonomi Indonesia
| Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB

Simulasi Perang Timur Tengah Terjadi 2-4 Bulan ke Harga Minyak & Ekonomi Indonesia

Dalam kasus ekstrem, serangan luas terhadap infrastruktur energi di seluruh wilayah Teluk dapat menciptakan guncangan mirip Krisis Minyak 1973.

Menakar Seberapa Menarik Saham BSDE Dilirik Saat Manajemen Pasang Target Konservatif
| Rabu, 11 Maret 2026 | 09:45 WIB

Menakar Seberapa Menarik Saham BSDE Dilirik Saat Manajemen Pasang Target Konservatif

Di tengah permintaan properti yang belum pulih seratus persen, recurring income menjadi jangkar penting bagi stabilitas kinerja BSDE.

Dibayangi Risiko Pemangkasan Bobot di MSCI, tapi Asing Masih Borong Saham ASII
| Rabu, 11 Maret 2026 | 08:30 WIB

Dibayangi Risiko Pemangkasan Bobot di MSCI, tapi Asing Masih Borong Saham ASII

Volume penjualan mobil Astra diperkirakan naik 4% YoY mencapai sekitar 428.000 unit dengan pangsa pasar 52%.

Saham MDKA Gacor Diborong Investor Institusi Asing Sejak Awal Tahun 2026
| Rabu, 11 Maret 2026 | 07:30 WIB

Saham MDKA Gacor Diborong Investor Institusi Asing Sejak Awal Tahun 2026

Saat ini valuasi MDKA relatif mahal, kenaikan di periode tahun berjalan sudah priced-in karena tingginya harga emas dan operasional proyek baru.

Menakar Prospek Kinerja Keuangan dan Saham BWPT di Balik Rencana Penerbitan Obligasi
| Rabu, 11 Maret 2026 | 07:00 WIB

Menakar Prospek Kinerja Keuangan dan Saham BWPT di Balik Rencana Penerbitan Obligasi

Sepanjang tahun 2025, BWPT mencetak pendapatan sebesar Rp 5,6 triliun, tumbuh 30,23% secara tahunan (YoY).

Asing Kabur Bawa Rp 1,93 Triliun dari Pasar Saham RI, Investor Mesti Berhati-hati
| Rabu, 11 Maret 2026 | 06:45 WIB

Asing Kabur Bawa Rp 1,93 Triliun dari Pasar Saham RI, Investor Mesti Berhati-hati

Meski IHSG berada di bawah nilai wajar, para analis mewanti-wanti pemodal agar meracik strategi secara selektif. 

Laba dan Pendapatan Teladan Prima Agro (TLDN) Melejit Dua Digit Pada 2025
| Rabu, 11 Maret 2026 | 05:09 WIB

Laba dan Pendapatan Teladan Prima Agro (TLDN) Melejit Dua Digit Pada 2025

PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mengantongi laba bersih Rp 1,10 triliun pada 2025, naik 34,03% secara tahunan.​

Itsec Asia (CYBR) Berencana Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:2
| Rabu, 11 Maret 2026 | 05:06 WIB

Itsec Asia (CYBR) Berencana Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:2

PT Itsec Asia Tbk (CYBR) berencana melakukan aksi pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:2.

Hibah Lahan di Meikarta, Emiten Grup Lippo Bisa Terpapar Program 3 Juta Rumah
| Rabu, 11 Maret 2026 | 05:01 WIB

Hibah Lahan di Meikarta, Emiten Grup Lippo Bisa Terpapar Program 3 Juta Rumah

Grup Lippo resmi memberikan lahan hibah seluas 30,7 hektare di Cikarang untuk program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).​

INDEKS BERITA

Terpopuler