Penyesuaian Tarif Ditunda, Rasio Klaim Asuransi Kendaraan Terancam Naik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:35 WIB
Penyesuaian Tarif Ditunda, Rasio Klaim Asuransi Kendaraan Terancam Naik
[ILUSTRASI. Lalu lintas kendaraan bermotor di Jakarta (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunda rencana penyesuaian tarif premi kendaraan bermotor yang tak berubah sejak tahun 2017 lalu. Pelaku industri khawatir hal tersebut bakal mengancam kenaikan rasio klaim di lini bisnis ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono beralasan, penundaan penyesuaian tarif dilakukan demi memberikan ruang bagi pendalaman kajian terhadap berbagai aspek yang relevan. Termasuk pengaturan tarif premi asuransi kendaraan listrik yang semakin ramai digunakan masyarakat.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC

Tanpa saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholder concentration (HSC), volatilitas IHSG justru berpotensi lebih tinggi

Usai Rebound, IHSG Rabu (21/10) Rawan Koreksi
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Usai Rebound, IHSG Rabu (21/10) Rawan Koreksi

Penguatan IHSG terjadi setelah pelaku pasar merespons positif sejumlah langkah otoritas bursa untuk memenuhi standar MSCI.

IHSG Memantul Sementara, Waspadai Volatilitas yang Masih Tinggi
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:36 WIB

IHSG Memantul Sementara, Waspadai Volatilitas yang Masih Tinggi

Kenaikan IHSG pada perdagangan Selasa (20/10 kemarin belum cukup untuk menandai pasar saham Indonesia telah pulih. 

Pertumbuhan Belum Ungkit Daya Beli
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Pertumbuhan Belum Ungkit Daya Beli

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menyoroti kinerja ekonomi dari sisi daya beli masyarakat dan perkembangan dunia usaha.

Tuntut Karhutla Jadi Bencana Nasional
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Tuntut Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan adanya keterlibatan pihak asing dalam 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi

Investasi Belum Optimal Buka Lapangan Kerja
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Investasi Belum Optimal Buka Lapangan Kerja

PHK masih menunjukkan tren peningkatan dan porsi pekerja informal terus bertambah. Sepanjang Januari-September 2026, angka PHK  63.789 kasus,

TLKM Mempercepat Aksi Buyback Saham Rp 4 Triliun
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:08 WIB

TLKM Mempercepat Aksi Buyback Saham Rp 4 Triliun

Per 19 Oktober 2026, sisa alokasi buyback PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang telah disetujui RUPS masih lebih dari Rp 3 triliun.​

AADI Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 5 Triliun
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:01 WIB

AADI Mulai Eksekusi Aksi Buyback Saham Rp 5 Triliun

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memulai proses pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback pada Selasa (20/10).

Anomali Saham TRUK Melawan Sentimen Negatif MSCI, Petinggi BEI Angkat Bicara
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Anomali Saham TRUK Melawan Sentimen Negatif MSCI, Petinggi BEI Angkat Bicara

Market cap PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) sudah mencapai Rp 2,19 triliun, padahal, total asetnya hanya Rp 52 miliar.

Pengendali WIFI Lepas 26,67% Kepemilikan Saham Senilai Rp 4,06 Triliun
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Pengendali WIFI Lepas 26,67% Kepemilikan Saham Senilai Rp 4,06 Triliun

Perusahaan pengendali PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Investasi Sukses Bersama, melepas  26,67% sahamnya ke PT Sinergi Graha Kapital..

INDEKS BERITA

Terpopuler