Berita

Perang Dagang AS dan China Mereda, Harga Timah Naik

Selasa, 10 September 2019 | 02:28 WIB

ILUSTRASI. Bongkar Muat Timah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga timah terus melambung didukung hubungan Amerika Serikat (AS) dan China yang membaik. Kini, kedua negara tersebut sepakat kembali menggelar pertemuan tingkat tinggi di awal Oktober.

Harga timah kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange (LME), per Jumat lalu (23/8), terkoreksi 0,43% ke US$ 17.375 per metrik ton. Namun, bila dihitung dalam sepekan, harga timah konsisten naik sebesar 6,27%.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, kenaikan harga timah merupakan hal yang wajar. Komoditas ini terpengaruh konflik dagang AS dan China yang mereda.

Baca Juga: Harga Komoditas Membaik, IHSG Hari Ini Berakhir Di Zona Hijau

China membeberkan, sebelum pertemuan tingkat tinggi yang akan berlangsung di Washington, tim perdagangan kedua negara akan menggelar pertemuan tingkat menengah pada pertengahan September. Kedua pihak sepakat mengambil langkah dalam menciptkan kondisi yang menguntungkan.

"Harga timah naik pasca AS dan Tiongkok setuju untuk berunding kembali," kata Ibrahim, Senin (9/9).

Perang dagang AS dan China yang mereda juga membuat dollar AS melemah dan mendukung harga komoditas nikel bergerak naik.

Baca Juga: Mandiri Sekuritas menurunkan target IHSG akhir tahun ke level 6.650

Maklum, bagi komoditas yang diperdagangkan dengan denominasi dollar AS, melemahnya dollar AS membuat harga komoditas tersebut jadi lebih murah dan menyulut permintaan naik.

Selain karena meredanya perang dagang AS dan China...

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Narita Indrastiti

IHSG
6.219,44
1.82%
-115,41
LQ45
983,25
0.91%
-9,00
USD/IDR
14.020
0,50
EMAS
753.000
0,00%