Perbaiki Kinerja, KICI Perkuat Pasar Ekspor

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:10 WIB
Perbaiki Kinerja, KICI Perkuat Pasar Ekspor
[]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Manajemen PT Kedaung Indah Can Tbk masih optimistis kinerja tahun ini akan membaik dibandingkan pencapaian tahun lalu.  Sekretaris Perusahaan PT Kedaung Indah Can Tbk, Ing Hidayat mengatakan, kondisi pandemi yang masih berlangsung menjadikan manajemen sulit memprediksi prospek bisnis ke depan. Namun, emiten bersandi saham KICI di Bursa Efek Indonesia ini tetap yakin kinerja bisnis 2021 bakal meningkat ketimbang tahun lalu. 

"Kondisi sampai akhir tahun 2021 tergantung dari situasi pembatasan sosial akibat pandemi yang akan sangat mempengaruhi daya beli terutama pasar domestik. Tapi kami cukup optimistis penjualan dan kinerja akan lebih baik dari tahun 2020," kata Hidayat kepada KONTAN, kemarin. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 07:07 WIB

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Apalagi kurs rupiah di pasar spot mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah, tutup di Rp 17.041 per dolar Amerika Serikat.

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran
| Rabu, 01 April 2026 | 07:04 WIB

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran

Berdasarkan data operasional PT KAI, pada 30 Maret 2026 KAI melayani 182.726 pelanggan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi 111,8%.

Blibli (BELI) Bidik Pertumbuhan 20% di Tahun Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

Blibli (BELI) Bidik Pertumbuhan 20% di Tahun Ini

Manajemen BELI mencermati, pertumbuhan kinerja di tahun lalu ditopang oleh peningkatan kinerja di seluruh segmen usaha.

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Turun
| Rabu, 01 April 2026 | 06:47 WIB

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Turun

Harga referensi (HR) emas juga terkoreksi dari US$ 5.135,76 per ons troi menjadi US$ 4.891,57 per ons troi.

Indeks Kepercayaan Industri Menyusut pada Maret 2026
| Rabu, 01 April 2026 | 06:44 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Menyusut pada Maret 2026

Dari tiga variabel pembentuk IKI, hanya persediaan produk yang secara bulanan meningkat 1,22 poin menjadi 51,47 pada Maret 2026.

Program B50 Berlaku Mulai 1 Juli 2026
| Rabu, 01 April 2026 | 06:43 WIB

Program B50 Berlaku Mulai 1 Juli 2026

Menko Airlangga menyebutkan, PT Pertamina telah siap melakukan proses pencampuran atau blending untuk produk B50 tersebut.

 Stok Elpiji Nasional Berada di Posisi 11,6 Hari
| Rabu, 01 April 2026 | 06:40 WIB

Stok Elpiji Nasional Berada di Posisi 11,6 Hari

Pasokan tabung gas melon di sejumlah wilayah di Jawa Barat dilaporkan mulai langka dan harga milai melambung di atas HET

Prediksi IHSG Rabu (1/4): Masih Rawan Koreksi dan Tekanan Jual
| Rabu, 01 April 2026 | 06:36 WIB

Prediksi IHSG Rabu (1/4): Masih Rawan Koreksi dan Tekanan Jual

IHSG diperkirakan melemah lagi Rabu ini. Jangan salah langkah! Ketahui saham-saham pilihan analis untuk tetap mengamankan investasi Anda.

Pembelian Pertalite dan Solar Mulai Dibatasi
| Rabu, 01 April 2026 | 06:34 WIB

Pembelian Pertalite dan Solar Mulai Dibatasi

Pembatasan BBM subsidi berdampak pada angkutan jarak jauh dan transportasi online karena membutuhkan bahan bakar yang cukup

Investor Emas Wajib Tahu: Hindari Kerugian di Tengah Volatilitas Tinggi
| Rabu, 01 April 2026 | 06:33 WIB

Investor Emas Wajib Tahu: Hindari Kerugian di Tengah Volatilitas Tinggi

Prospek harga emas dunia hingga akhir tahun diprediksi menguat tajam. Simak potensi kenaikan hingga US$ 5.600 dan faktor pendorongnya.

INDEKS BERITA

Terpopuler