Perdagangan Valas Ritel di Jepang Mencapai Rekor US$ 60 Triliun

Rabu, 18 Oktober 2023 | 10:02 WIB
Perdagangan Valas Ritel di Jepang Mencapai Rekor US$ 60 Triliun
[ILUSTRASI. Jika investor ritel melepas posisi beli yen mereka, dapat memberikan tekanan lebih besar pada mata uang Jepang. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo]
Reporter: Sumber: Nikkei,Reuters | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -TOKYO-Perdagangan valuta asing (valas) di Jepang oleh investor ritel melonjjak pada periode Januari-September 2023. Mengutip laporan Nikkei Asia, Selasa (18/10), sebagian besar kenaikan perdangan valas disebabkan merosotnya yen. Kondisi ini mendorong investor bertaruh pada pembalikan positif (rebound) mata uang Jepang ini.

Berdasarkan laporan awal tentang perdagangan over the counter yang dirilis Financial Futures Association of Japan (FFAJ) atau Asosiasi Keuangan Berjangka Jepang pada Senin lalu (16/10), total nilai perdagangan valas ritel di Jepang telah menembus angka ¥ 8.956,56 triliun atau setara U$ 59,9 triliun.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Investasi Hulu Migas Butuh Kepastian Regulasi
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:10 WIB

Investasi Hulu Migas Butuh Kepastian Regulasi

Pemerintah tengah membidik investasi di hulu minyak dan gas bumi (migas) mencapai US$ 16 miliar di sepanjang tahun ini.

Pemerintah Buka Opsi Diskon Tarif Tol hingga 30%
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:05 WIB

Pemerintah Buka Opsi Diskon Tarif Tol hingga 30%

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menggodok skema diskon hingga 30% bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Terus Meningkat
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:05 WIB

Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Terus Meningkat

Pasar otomotif nasional di awal tahun ini menunjukkan pertumbuhan dibandingkan Januari pada tahun lalu.

Ancaman PHK Menjelang Pembagian THR Lebaran
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:05 WIB

Ancaman PHK Menjelang Pembagian THR Lebaran

Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) masih terjadi meski produsen Mie Sedaap membatalkan langkah PHK.

Beleid Konten Investasi
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:04 WIB

Beleid Konten Investasi

Dalam regulasi pasar modal, ada batas yang jelas mengenai siapa yang berwenang memberikan rekomendasi efek.

Likuiditas Longgar, Dana Bank Mengalir ke SBN
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:00 WIB

Likuiditas Longgar, Dana Bank Mengalir ke SBN

​Likuiditas bank masih longgar. Kepemilikan SBN naik 10,84% per 20 Februari 2026 dari akhir 2025 dan pertumbuhan DPK yang melampaui kredit.

Investor Asing Net Buy Saat IHSG Rontok, Cermati Prediksi Untuk Rabu (25/2)
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:00 WIB

Investor Asing Net Buy Saat IHSG Rontok, Cermati Prediksi Untuk Rabu (25/2)

IHSG masih tercatat naik 0,83% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih turun 4,23%.

Saham AADI: Ancaman Harga Batubara & Proyeksi Dividen Jumbo
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:00 WIB

Saham AADI: Ancaman Harga Batubara & Proyeksi Dividen Jumbo

Harga batubara global diprediksi stabil rendah hingga 2026. Namun, AADI justru diproyeksikan beri dividen 8,5% di 2026. Simak strategi cuannya.

Realisasi Setoran Bea dan Cukai Turun Tajam
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:00 WIB

Realisasi Setoran Bea dan Cukai Turun Tajam

Penerimaan bea cukai awal 2026 anjlok 14%, jauh di bawah target APBN. Produksi rokok dan harga CPO jadi biang kerok. 

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Siapkan Belanja Modal Rp 100 Miliar
| Rabu, 25 Februari 2026 | 03:00 WIB

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Siapkan Belanja Modal Rp 100 Miliar

Memasuki tahun 2026, JTPE mengusung strategi untuk mempercepat langkah diversifikasi dengan mengandalkan produk berbasis teknologi RFID

INDEKS BERITA