Peretas Curi Uang Kripto dari Ribuan Pelanggan di Coinbase

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 11:19 WIB
Peretas Curi Uang Kripto dari Ribuan Pelanggan di Coinbase
[ILUSTRASI. Logo Coinbase Global Inc, bursa uang kripto terbesar di AS, terpampang di layar Nasdaq MarketSite di Times Square, New York, AS, 14 April 2021. REUTERS/Shannon Stapleton]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BENGALUR. Transaksi di bursa uang kripto hingga kini tidak kebal dari aksi peretasan. Aksi kriminal itu juga melanda bursa yang sudah teregulasi di Amerika Serikat, Coinbase Global Inc.

Dalam surat pemberitahuan ke pelanggan yang terkena dampak, Coinbase menyebut para peretas mencuri dari akun yang dimiliki oleh sedikitnya 6.000 pelanggan. 

Aksi peretasan itu terjadi antara Maret hingga 20 Mei tahun ini, demikian keterangan dalam salinan surat yang diunggah di situs web kejaksaan California.

Pihak ketiga yang tidak sah mengeksploitasi kelemahan dalam proses pemulihan akun SMS perusahaan untuk mendapatkan akses ke akun, dan mentransfer dana ke dompet crypto yang tidak terkait dengan Coinbase, kata perusahaan itu.

Baca Juga: Miliarder ini sangat yakin, harga Bitcoin bakal meningkat secara signifikan

“Kami segera memperbaiki kekurangannya dan telah bekerja dengan para pelanggan ini untuk mendapatkan kembali kendali atas akun mereka dan mengganti uang mereka yang hilang,” kata juru bicara Coinbase, Jumat (1/10).

Peretas perlu mengetahui alamat email, kata sandi, dan nomor telepon yang ditautkan ke akun Coinbase yang terpengaruh, dan memiliki akses ke email pribadi, kata perusahaan itu.

Coinbase mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa informasi tersebut diperoleh dari perusahaan.

Berita peretasan tersebut sebelumnya dilaporkan oleh portal berita teknologi Bleeping Computer.

Selanjutnya: Nissan Membuka Opsi Penjualan Pabrik di Barcelona Kepada Great Wall Motor China

 

Bagikan

Berita Terbaru

Aturan ARB 7% Berlaku, Penurunan Saham Big Cap Bisa Diredam Sementara Waktu
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Aturan ARB 7% Berlaku, Penurunan Saham Big Cap Bisa Diredam Sementara Waktu

Saham big caps dengan likuiditas tinggi dan fundamental kuat lebih mampu menyerap tekanan jual, meski tak otomatis kebal terhadap outflow asing.

El Nino Jadi Pisau Bermata Dua Bagi Produksi Sawit, 6 Saham Ini bisa Cuan Maksimal
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:38 WIB

El Nino Jadi Pisau Bermata Dua Bagi Produksi Sawit, 6 Saham Ini bisa Cuan Maksimal

Bagi emiten CPO yang punya eksposur besar pada bisnis upstream, kenaikan harga dapat memberikan leverage yang signifikan terhadap profitabilitas.

Dua Inisiatif Lagi Demi Merayu MSCI
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Dua Inisiatif Lagi Demi Merayu MSCI

Inisiatif tersebut ialah menambah informasi status afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan 1% dan mengeluarkan saham HSC dari perhitungan IHSG.

Terhadang Kebijakan Tarif di AS, WOOD Membidik Pelanggan Furnitur dari Eropa
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Terhadang Kebijakan Tarif di AS, WOOD Membidik Pelanggan Furnitur dari Eropa

Untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) melakukan diversifikasi.

Waspada Kemampuan Bayar Utang Pemda
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Waspada Kemampuan Bayar Utang Pemda

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 198 pemda atau 36,26% di 2025, berpotensi menghadapi kesulitan pembayaran utang jangka pendek

Siantar Top (STTP) Membidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Siantar Top (STTP) Membidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026

PT Siantar Top Tbk (STTP) memperluas pasar ekspor dan mengincar pertumbuhan lebih kencang pada tahun ini

43 Saham Indonesia Masih Bertahan di Indeks MSCI, AVIA dan MAPI Rawan Dievaluasi
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:37 WIB

43 Saham Indonesia Masih Bertahan di Indeks MSCI, AVIA dan MAPI Rawan Dievaluasi

Saham dengan volatilitas tinggi berpotensi menghadapi tekanan lebih besar ketika investor asing mengurangi eksposur terhadap pasar Indonesia.

Investasi Sulit Melaju Lebih Kencang
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Investasi Sulit Melaju Lebih Kencang

 Realisasi investasi pada kuartal III-2026 masih tumbuh di kisaran 7% secara tahunan                

Pasokan Gas Industri Masih Jadi Polemik
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:36 WIB

Pasokan Gas Industri Masih Jadi Polemik

Pembatasan pasokan gas industri mulai berdampak pada sektor industri. Industri keramik, misalnya, memangkas produksi hingga 50%.

Rupiah pada Selasa (20/10) Masih Akan Tertekan
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Rupiah pada Selasa (20/10) Masih Akan Tertekan

Rupiah di pasar spot ditutup melemah -0,11% secara harian ke level Rp 18.046 per dolar Amerika Serikat (AS) pada  Senin (19/10)

INDEKS BERITA

Terpopuler