Pergerakan Rupiah Hari Ini (21/4) Bakal Mendatar

Kamis, 21 April 2022 | 03:50 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (21/4) Bakal Mendatar
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah bakal bergerak terbatas pada Kamis (21/4). Faktor eksternal dan internal akan mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengungkapkan, pertanyaan petinggi The Fed yang bernada dovish terkait rencana kenaikan bunga bakal memperkuat rupiah. Presiden Fed Chicago Evans mengatakan, The Fed akan menaikkan suku bunga di atas tingkat netral untuk ekonomi tahun depan, mengingat prospek inflasi. Sementara keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI 7DRRR sebesar 3,5% menjaga stabilitas nilai tukar. 

Baca Juga: Tak Bertenaga, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 14.351 Per Dolar AS Pada Rabu (20/4)

Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan pelaku pasar menanti rilis data inflasi dan PDB AS pada minggu depan. Proyeksi dia, Kamis (21/4) rupiah di Rp 14.300-Rp 14.400 per dollar AS. Sementara prediksi Reny, rupiah di Rp 14.322-Rp 14.368 per dollar AS.

Rabu (20/4) rupiah di pasar spot melemah 0,12% di Rp 14.357. Kalau kurs Jisdor rupiah melemah 0,03% ke level Rp 14.351. 

Bagikan

Berita Terbaru

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
Monetisasi Selat Malaka
| Minggu, 26 April 2026 | 05:30 WIB

Monetisasi Selat Malaka

​Selat Malaka bukan sekadar perairan strategis, melainkan bagian dari rezim hukum internasional yang ketat. 

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:45 WIB

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?

Tekanan geopolitik AS-Iran membuat rupiah terancam. Krisis energi dan inflasi global membayangi. Ketahui pergerakan bagaimana rupiah ke depan

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:05 WIB

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi

Mengurangi impor minyak menjadi salah satu cara untuk bisa menghilangkan kerentanan ekonomi imbas lonjakan harga minyak dunia.​

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?

Masa tunggu haji panjang, nilai dana berpotensi tergerus inflasi. Cari tahu cara emas lindungi biaya haji Anda dari risiko penurunan.

Pajak Mobil Listrik Yang Adil
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Pajak Mobil Listrik Yang Adil

Mendorong kendaraan listrik penting, tetapi jangan mengorbankan prinsip keadilan pajak dan ruang fiskal daerah.

Strategi Pembiayaan Jadi Andalan Dorong Investasi
| Sabtu, 25 April 2026 | 06:41 WIB

Strategi Pembiayaan Jadi Andalan Dorong Investasi

Pemerintah membuka peluang pembiayaan untuk sektor EBT dan usaha padat karya.                             

Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Ekspansi Pabrik dan Bidik Bisnis Kemasan Kertas
| Sabtu, 25 April 2026 | 06:35 WIB

Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Ekspansi Pabrik dan Bidik Bisnis Kemasan Kertas

ESIP siap ekspansi Rp 200 miliar untuk pabrik baru di Balaraja Timur. Kapasitas produksi ditargetkan berlipat ganda

INDEKS BERITA