Pergerakan Rupiah Hari Ini (22/12) Akan Dipengaruhi Keputusan RDG BI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi menguat pada perdagangan Kamis (22/12). Sentimen dari dalam negeri akan menjadi penopang bagi pergerakan mata uang Garuda.
Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) akan menjadi penopang rupiah. BI diproyeksi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5%.
Faktor lain yang menurut Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mempengaruhi pergerakan rupiah adalah keputusan lembaga internasional memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2023. Salah satunya Bank Dunia yang memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2023 tumbuh melambat menjadi 4,8% dari tahun 2022 sebesar 5,2%.
Baca Juga: Kurs Rupiah Berpotensi Menguat pada Kamis (22/12), Sentimen Domestik Jadi Penopang
ADB, OECD, dan IMF juga memangkas proyeksi ekonomi Indonesia. Ini karena ada tekanan ekonomi global yang membebani prospek tahun depan. "Tapi proyeksi terbaru tersebut sejalan dengan target pemerintah," ucap Ibrahim, kemarin. Dalam APBN 2023, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3%.
Ibrahim mengestimasi, rupiah menguat di Rp 15.560-Rp 15.620 pada Kamis (22/12). Prediksi Reny, rupiah di Rp 15.567-Rp 15.634 per dollar AS.
Kemarin, Rabu (21/12), rupiah menguat 0,10% ke Rp 15.587. Berdasarkan kurs Jisdor BI, rupiah menguat 0,04% ke Rp 15.601 per dollar AS.
