Pergerakan Rupiah Hari Ini Bergerak Mendatar Menanti Data Inflasi AS

Senin, 12 September 2022 | 23:35 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini Bergerak Mendatar Menanti Data Inflasi AS
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah hari ini masih akan bergerak mendatar. Perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). 

Kurs spot rupiah ditutup turun tipis 0,08% ke Rp 14.842 kemarin (12/9). Sedang kurs Jisdor Bank Indonesia naik tipis 0,04% ke Rp 14.839 per dollar AS.

Baca Juga: Rupiah Diprediksi akan Kembali Tertekan Pada Selasa (13/9), Ini Penyebabnya

Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, konsensus memperkirakan inflasi Amerika Serikat akan menurun dari 8,5% menjadi 8,1%. Namun The Fed diperkirakan mempertahankan sikap hawkish. "Rupiah masih akan datar cenderung melemah karena sikap investor wait and see," ujar dia, kemarin.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga mengatakan, data inflasi AS akan jadi petunjuk arah suku bunga AS ke depan. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan konflik Rusia dan Ukraina.

Sekadar info, Ukraina mulai melancarkan serangan balasan. Muncul harapan, bila Ukraina menang, perang berakhir dan harga komoditas kembali normal. 

Josua memprediksi, rupiah hari ini melemah dan bergerak antara Rp 14.800-Rp 14.900. Proyeksi Lukman, rupiah bergerak antara Rp 14.775-Rp 14.875 per dollar AS. 

Baca Juga: Rupiah Masih Tertekan Kebijakan Agresif Bank Sentral Dunia

Bagikan

Berita Terbaru

Moneymaxxing, Cara Cerdik Mengoptimalkan Tiap Rupiah yang Ada
| Minggu, 08 November 2026 | 16:21 WIB

Moneymaxxing, Cara Cerdik Mengoptimalkan Tiap Rupiah yang Ada

Moneymaxxing belakangan jadi tren dalam pengelolaan keuangan. Simak penjelasannya!                  

Waralaba Perlu Inovasi biar Tak Tenggelam Saat Pasar Jenuh
| Minggu, 08 November 2026 | 08:58 WIB

Waralaba Perlu Inovasi biar Tak Tenggelam Saat Pasar Jenuh

Industri waralaba di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan, meski lajunya melambat di tengah kondisi ekonomi yang menantang. 

Inspirasi Bos OSL Indonesia: Belajar Mandiri dari Sosok Ayah
| Minggu, 08 November 2026 | 07:55 WIB

Inspirasi Bos OSL Indonesia: Belajar Mandiri dari Sosok Ayah

Kemauan untuk mencari tahu dan ketekunan dalam mempelajari sesuatu juga menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai hal.

Memetik Cuan dari Jasa Foto Instan
| Minggu, 08 November 2026 | 06:35 WIB

Memetik Cuan dari Jasa Foto Instan

Jasa foto instan menjadi peluang usaha yang menarik di tengah maraknya berbagai event. Pelaku usaha menawarkan pengalama

Sambung Konektivitas dan Kontribusi Nyata di Wilayah 3T
| Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Sambung Konektivitas dan Kontribusi Nyata di Wilayah 3T

TBIG menjaga keterhubungan jaringan untuk kelangsungan bisnis dengan menerapkan prinsip keberlanjutan. Apa saja upayanya

Sagu Sebagai Substitusi Tapioka
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Sagu Sebagai Substitusi Tapioka

Impor tapioka sebesar 267.062 ton pada tahun 2024,  jumlahnya turun ketimbang 2019 sebesar 300.000 ton per tahun. 

Dari Premi Kecil Menuju Pasar yang Lebih Besar
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Dari Premi Kecil Menuju Pasar yang Lebih Besar

Dengan premi lebih murah dan kanal digital, asuransi mikro berpeluang menjangkau masyarakat yang belum memiliki perlindungan.

 
Menara Gading Ekonomi
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Menara Gading Ekonomi

Di atas kertas, Indonesia tampil sebagai salah satu ekonomi pesat di antara negara-negara besar dunia.

Dorong Penetrasi lewat Ojek Online hingga Kurir
| Minggu, 08 November 2026 | 06:10 WIB

Dorong Penetrasi lewat Ojek Online hingga Kurir

Pemerintah mendorong ojol, kurir, perusahaan, dan instansi menggunakan motor listrik. Kebijakan yang tepat?

Masa Berat dan Paradoks Angka 33 Juta Investor
| Minggu, 08 November 2026 | 05:30 WIB

Masa Berat dan Paradoks Angka 33 Juta Investor

Apapun profil risiko, hindari saham tidak likuid, konsentrasi kepemilikan tinggi dan rekomendasi media sosial yang menjanjikan keuntungan instan.

INDEKS BERITA

Terpopuler