KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendorong pelaku industri minyak goreng sawit untuk meningkatkan pasokan minyak goreng (migor) curah bersubsidi. Ini agar menjamin pasokan di pasar utamanya kebutuhan untuk masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil (UMKM).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengklaim, ada perbaikan kepatuhan produsen minyak goreng curah untuk memenuhi target kontrak produksi. Dari semula 17 perusahaan, kini ada 20 dari 75 perusahaan yang memenuhi target kontrak di daerah penugasan tertentu pada periode 16-31 Maret 2022.
