Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita Regulasi

Perjanjian Perdagangan RCEP Disebut Bisa Menjadi Angin Segar Bagi Emiten Eksportir

Rabu, 18 November 2020 | 06:05 WIB
Perjanjian Perdagangan RCEP Disebut Bisa Menjadi Angin Segar Bagi Emiten Eksportir

ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto menandatangani perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) disaksikan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat (15). DOK/Biro Pers, Media, dan Informasi Kementerian Sekretariat Negara

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesepakatan perdagangan bebas antara negara-negara Asia Pasifik, Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional atawa Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), telah ditandatangani. Hal ini akan menjadi angin segar untuk sejumlah emiten di Indonesia.

Peserta RCEP terdiri dari 10 negara anggota ASEAN beserta lima negara mitra, yaitu China, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru. Perjanjian dagang ini disebut yang terbesar karena anggota RCEP menyumbang sekitar 30% produk domestik bruto (PDB) global dan 28% perdagangan global.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
ATAU
Reporter: Nur Qolbi
Editor: Tedy Gumilar
IHSG
5.777,02
0.11%
-6,32
LQ45
915,69
0.48%
-4,43
USD/IDR
14.145
0,11
EMAS
942.000
0,00%