KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agenda korporasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan semakin ramai ke depan. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ingin bank berkode saham BRIS di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menjadi bank syariah berbasis global.
Pemerintah berencana mengocok ulang posisi pemegang saham BRIS dengan memasukkan investor dari bank global. Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, saat ini free float BRIS sudah mencapai 9,91% di pasar saham. Porsi kepemilikan saham masyarakat akan terus ditambah ke depannya.
