Perlu Serius Swasembada Garam Industri

Rabu, 10 September 2025 | 04:05 WIB
Perlu Serius Swasembada Garam Industri
[ILUSTRASI. Petambak mengais sisa garam di kolam yang terendam air di Desa Bungko Lor, Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/8/2025). Petambak garam di daerah tersebut terpaksa menghentikan produksi karena masih sering terjadi hujan yang merusak produksi garam. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/agr]
Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali membuka keran impor garam industri dengan kebijakan relaksasi hingga tahun 2027 mendatang. Adapun total kuota impor garam industri mencapai 577.000 ton hingga tahun 2026. Langkah ini ditempuh untuk menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri dalam jangka pendek, tanpa mengabaikan target swasembada garam nasional di masa depan.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, menjelaskan bahwa kebijakan impor garam tidak bisa dibuka sembarangan. "Sesuai regulasi, impor garam hanya dapat dilakukan jika sudah ditetapkan keadaan tertentu berdasarkan hasil verifikasi. Artinya harus mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025," ujar dia, Selasa (9/9).

Baca Juga: Petani Garam Sebut Pemerintah Minim Progres untuk Merealisasikan Swasembada Garam

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar
| Senin, 08 Juni 2026 | 09:52 WIB

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar

Bisnis mobil bekas dihadapkan kondisi ekonomi menantang. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk percaya, trust bisa menjaga ket

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan
| Senin, 08 Juni 2026 | 08:00 WIB

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan

Meskipun terdengar heroik, pajak kekayaan berisiko memaksa penjualan aset tak likuid. Dampaknya patut diwaspadai.

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:57 WIB

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'

Kepercayaan harus terus dijaga lantaran saat hal tersebut mulai terkikis, rupiah bukan satu-satunya aset yang akan membayar harganya.

 Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:41 WIB

Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga

Tahun ini UNVR membidik pertumbuhan kinerja lebih tinggi. Untuk itu, UNVR akan berupaya menjaga volume penjualan dan tingkat penetrasi produk. ​

Rupiah Semakin Lemah, Emiten Otomotif Lesu Darah
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:33 WIB

Rupiah Semakin Lemah, Emiten Otomotif Lesu Darah

Semakin loyonya otot rupiah terhadap dolar AS berpotensi memukul kinerja emiten di sektor otomotif. 

Dapat Restu RUPS, Inti Bangun Sejahtera (IBST) Siap Go Private
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:27 WIB

Dapat Restu RUPS, Inti Bangun Sejahtera (IBST) Siap Go Private

Sejalan rencana go private dan delisting, pemegang saham pengendali IBST, yakni PT iForte Solusi Infotek akan melakukan penawaran tender sukarela.

Kinerja Kuartal I-2026 Tumbuh Positif, Laba TOWR Masih Bisa Menjulang
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:23 WIB

Kinerja Kuartal I-2026 Tumbuh Positif, Laba TOWR Masih Bisa Menjulang

Sucor Sekuritas memperkirakan, pertumbuhan laba PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ke depan masih berada pada kisaran satu digit rendah. 

Awal Pekan, Sentimen Domestik Bikin Pasar Suram, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:22 WIB

Awal Pekan, Sentimen Domestik Bikin Pasar Suram, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Faktor-faktor domestik seperti UU P2SK dan defisit APBN terus memicu sentimen negatif bursa saham dan rupiah.

Kopdes Merah Putih Tak Menghambat Prospek Bisnis Emiten Ritel
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:17 WIB

Kopdes Merah Putih Tak Menghambat Prospek Bisnis Emiten Ritel

Bisnis emiten ritel tidak terhambat ekspansi Koperasi Desa Merah Putih. Prospek emiten ritel diprediksi masih tangguh pada semester dua tahun ini.

Dana Asing Mengalir Deras Ke Saham Emiten Komoditas
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:11 WIB

Dana Asing Mengalir Deras Ke Saham Emiten Komoditas

Saham emiten komoditas pertambangan dan energi jadi buruan asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) loyo.

INDEKS BERITA

Terpopuler