Persiapan Bank Jelang Berakhirnya Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Kamis, 02 Maret 2023 | 05:45 WIB
Persiapan Bank Jelang Berakhirnya Relaksasi Restrukturisasi Covid-19
[]
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit restrukturisasi terdampak Covid-19 terus melandai seiring dengan pemulihan ekonomi. Kebijakan relaksasi ini akan dihentikan pada akhir bulan ini, kecuali untuk tiga sektor yang mendapat perpanjangan hingga Maret tahun depan.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total outstanding kredit restrukturisasi Covid-19 per akhir Januari 2023 mencapai Rp 435,74 triliun. Angka ini turun dari Rp 469,15 triliun pada Desember 2022. Jumlah debitur turun jadi 2,02 juta dari 2,72 juta nasabah.

OJK meminta perbankan untuk kembali meninjau pencadangan sebelum berakhirnya kebijakan relaksasi tersebut. "Menjelang berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit pada beberapa segmen dan sektor tertentu, OJK meminta lembaga jasa keuangan untuk membentuk dan mengevaluasi kecukupan pencadangan," ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Senin (27/2). 

Ia melanjutkan, perbankan  harus melakukan penilaian ulang secara berkelanjutan mengenai kondisi debitur restrukturisasi tersebut untuk melihat kemungkinan penurunan dan tekanan lebih lanjut.

Di Bank BTN, angka restrukturisasi covid-19 tinggal Rp 34 triliun hingga awal Maret ini, turun dari puncaknya Rp 69 triliun.

Direktur Risk Management and Transformation BTN, Setiyo Wibowo menyatakan, kredit restrukturisasi turun Rp 2 triliun - Rp 3 triliun setiap bulan. "Jadi memang akan selesai di akhir Maret. Untuk sektor yang tidak dilanjutkan relaksasi perpanjangan restrukturisasinya maka kita akan ikuti kebijakan regulator," ungkap Setiyo pada KONTAN, Rabu (1/3).

Setiyo menyebut, jumlah yang tak  mampu bayar kewajiban  diperkirakan sekitar 5%-7% dan itu akan dialirkan ke NPL tahun ini. BTN sudah melakukan pencadangan yang cukup dalam mengantisipasi itu yakni sekitar Rp 3 triliun - Rp 3,5 triliun di tahun ini.

Adapun outstanding restrukturisasi Covid-19 di Bank BRI pada akhir 2022 tercatat Rp 107,23 triliun dengan jumlah nasabah 1,2 juta. Sementara puncak restrukturisasi ini sempat mencapai Rp 260,6 triliun dari 3,9 juta nasabah.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, nasabah yang gagal diselamatkan relatif kecil, hanya 2,3% dari total nasabah restrukturisasi Covid-19.

Oleh karena itu, ia menyakini bahwa BRI masih bisa menjaga kualitas kredit dengan baik. Tahun ini, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) diproyekiskan sekitar 2,8%-3%. Hingga akhir 2022 BRI telah mempersiapkan cadangan  cukup besar dengan NPL coverage ratio 305,7%.

Restrukturisasi Covid-19 di BCA juga turun dari Rp 82,5 triliun pada akhir 2021 jadi Rp 62,2 triliun pada akhir 2022. EVP Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA bilang, loan at risk (LAR) perseroan juga sudah turun.

Bagikan

Berita Terbaru

BSSR Alokasikan 64% Laba untuk Dividen, Pemegang Saham Kantongi Rp 486 per Saham
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:58 WIB

BSSR Alokasikan 64% Laba untuk Dividen, Pemegang Saham Kantongi Rp 486 per Saham

PT Baramulti Suksessarana (BSSR) setujui dividen US$ 70 juta atau Rp 486,13 per saham. Tanggal penting pencatatan pemegang saham sudah ditetapkan.

Masih Rentan Net Sell dan Menanti Arah Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:46 WIB

Masih Rentan Net Sell dan Menanti Arah Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6), pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) 

Bisnis Remitansi Tetap Menjadi Sumber Cuan Menjanjikan Bagi Perbankan
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:45 WIB

Bisnis Remitansi Tetap Menjadi Sumber Cuan Menjanjikan Bagi Perbankan

​Di tengah ketidakpastian ekonomi, bisnis remitansi perbankan justru terus melaju dan menjadi sumber cuan yang kian menjanjikan

Bank KBMI 1 Belum Bergerak ke Arah Konsolidasi
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:30 WIB

Bank KBMI 1 Belum Bergerak ke Arah Konsolidasi

​Dorongan konsolidasi KBMI 1 menguat, tetapi sebagian bank masih memilih bertahan dengan strategi organik hingga saat ini

Kredit Kendaraan Akan Semakin Tertekan Usai BI Rate Naik
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:20 WIB

Kredit Kendaraan Akan Semakin Tertekan Usai BI Rate Naik

Kenaikan BI rate berpotensi menambah tekanan pada penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang sudah lama kontraksi

Jangan Tergesa
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:10 WIB

Jangan Tergesa

Pemerintah semestinya sadar bahwa transisi energi tidak bisa dilakukan lewat jalan pintas atau pemaksaan teknologi.

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:05 WIB

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini

Investor asing net sell Rp 106 Miliar, tapi IHSG melesat. Waspadai risiko tersembunyi. Simak proyeksi dan strategi aman untuk hari ini.

Pemerintah Mendorong Kompor Listrik
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:04 WIB

Pemerintah Mendorong Kompor Listrik

Bahlil beralasan besarnya alokasi anggaran tersebut diperlukan untuk mendukung pengurangan konsumsi LPG melalui pemanfaatan energi alternatif.

Barito Pacific (BRPT) Menuai Berkah Usai Akuisisi Aset, Simak Rekomendai Sahamnya
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:03 WIB

Barito Pacific (BRPT) Menuai Berkah Usai Akuisisi Aset, Simak Rekomendai Sahamnya

Kinerja BRPT melonjak di Q1-2026! Kontribusi penuh aset energi Singapura dan kilang baru jadi pendorong utama. Simak target harga sahamnya!

Program MBG Menekan Kesejahteraan Guru
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:57 WIB

Program MBG Menekan Kesejahteraan Guru

Alokasi dana MBG dinilai tidak proporsional dibandingkan kebutuhan total biaya pendidikan yang lebih sedikit

INDEKS BERITA

Terpopuler