Perusahaan Penyalur Solar Subsidi Bisa Bertambah

Kamis, 05 Desember 2019 | 08:15 WIB
Perusahaan Penyalur Solar Subsidi Bisa Bertambah
[ILUSTRASI. Penyaluran BBM Pertamina: Pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Jumat (9/8). KONTAN/Baihaki/9/8/2019]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah perusahaan penyalur bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi akan bertambah. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membuka kesempatan sejumlah perusahaan untuk menyalurkan solar bersubsidi tahun depan.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menjelaskan, BPH Migas akan menggelar sidang komite untuk menetapkan kuota volume solar bersubsidi bagi badan usaha yang telah mendapat penugasan. "Besok (hari ini) sidang komite. Kan harus diverifikasi. Kami akan cek semua," katanya saat ditemui KONTAN di Kementerian ESDM, Rabu (4/12).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Outlook PNBP Naik Melampaui Target
| Kamis, 09 Juli 2026 | 05:00 WIB

Outlook PNBP Naik Melampaui Target

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diproyeksi melampaui target awal hingga 125,2%. Ini pemicu utama kenaikan drastis.

IHSG Anjlok Parah! Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/7)
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:50 WIB

IHSG Anjlok Parah! Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menguat 3,13% dalam sepekan terakhir. IHSG melemah total 32,08% sejak awal tahun.

Rasio Klaim Tinggi, Taspen Butuh Bantuan Pemerintah
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:35 WIB

Rasio Klaim Tinggi, Taspen Butuh Bantuan Pemerintah

Taspen membayarkan klaim sebesar Rp 14,90 triliun sepanjang tahun 2025, sementara pendapatan iuran dan premi hanya mencapai Rp 7,74 triliun.

Kemenangan Norwegia dan Pelajaran Danantara
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:22 WIB

Kemenangan Norwegia dan Pelajaran Danantara

Pengelolaan dana jangka panjang membutuhkan profesionalisme yang mampu bertahan melewati pergantian pemerintahan.

Kalbe Farma (KLBF) Cermati Daya Beli dan Kondisi Geopolitik
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:20 WIB

Kalbe Farma (KLBF) Cermati Daya Beli dan Kondisi Geopolitik

Hingga kini perusahaan belum memperbarui target kinerja keuangan untuk tahun ini lantaran masih tingginya ketidakpastian global.

MPX Logistics (MPXL) Incar Pendapatan Tumbuh 30% Tahun Ini
| Rabu, 08 Juli 2026 | 22:14 WIB

MPX Logistics (MPXL) Incar Pendapatan Tumbuh 30% Tahun Ini

Kinerja MPXL mulai membaik pada awal tahun ini. Pada kuartal I-2026, pendapatan tumbuh 9,56% yoy dari Rp 32,50 miliar menjadi Rp 35,61 miliar.

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?
| Rabu, 08 Juli 2026 | 20:54 WIB

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?

S&P DJI, penyedia indeks global ini, memasukkan Indonesia ke dalam daftar pasar yang berpotensi direklasifikasi ke frontier market.

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang
| Rabu, 08 Juli 2026 | 11:00 WIB

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang

Price to book value (PBV) PANI berada di 3,98 kali. Sementara emiten sejenisnya justru berada di bawah level satu kali.

KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Beban Bulanan Lebih Ringan tapi Cicilan Seumur Hidup
| Rabu, 08 Juli 2026 | 10:31 WIB

KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Beban Bulanan Lebih Ringan tapi Cicilan Seumur Hidup

Skema perbankan harus lebih fleksibel, termasuk tidak mengenakan penalti bagi debitur yang ingin melunasi kredit lebih awal.

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:40 WIB

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate

Upaya ini dilakukan BI dalam rangka mengompensasi kenaikan beban bunga pemerintah akibat meningkatnya imbal hasil surat berharga negara (SBN)

INDEKS BERITA

Terpopuler