Pesta Diskon Usai Coblos Pasangan Calon di Pemilu

Selasa, 16 April 2019 | 08:43 WIB
Pesta Diskon Usai Coblos Pasangan Calon di Pemilu
[]
Reporter: Abdul Basith, Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pebisnis ritel ingin menyukseskan pelaksanaan pemilihan umum yang akan berlangsung serentak di Indonesia, pada Rabu (17/4). Demi mendorong tingkat partisipasi para pemilih, pengusaha ritel akan menggelar pesta diskon besar-besaran, mulai dari potongan harga 10% hingga 50%.

Diskon tersebut untuk merangsang masyarakat yang enggan menggunakan hak suaranya dalam pemilu atau biasa disebut golongan putih atau golput.

Oleh karena itu, para pebisnis ritel dan pemerintah kemarin memulai program diskon dengan nama KlingKing Fun. Program ini cukup praktis. Di gerai-gerai ritel yang dituju, konsumen tinggal menunjukkan jari kelingking sebagai tanda telah mencoblos. Dengan berbelanja di gerai pilihan, para konsumen bisa mendapatkan diskon 10% hingga 50%. Peritel juga menyediakan harga khusus untuk produk tertentu, yang hanya senilai Rp 17.000.

Pengurus Dewan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Fetty Kwartati mengemukakan, sedikitnya 250 gerai akan berpartisipasi menyiapkan diskon Pemilu 2019. Gerai-gerai itu merupakan anggota dari Hippindo, seperti Sogo, Seibu, Wacoal, Sushi Tei, Alfamart, Cinema XXI, ACE Hardware, Electronic City, serta masih banyak lagi.

Fetty bilang, transaksi yang akan mendominasi akan berasal dari sektor food and beverage (F&B). "Sebagian besar anggota kami yang terlibat berasal dari sektor F&B," terang dia saat konfrensi pers program Pesta Diskon KlingKing Fun, kemarin.

Selain menyediakan pesta diskon, gerakan KlingKing Fun ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk mencoblos dan menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Harian Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani menyebutkan, program KlingKing Fun berpotensi mengerek transaksi dan bisa menjadi ajang promosi bagi para pebisnis untuk menggairahkan sektor ritel.

Sofjan Wanandi, Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga mengharapkan, program KlingKing Fun memberikan kebahagiaan kepada masyarakat setelah melewati berbagai tekanan dalam masa kampanye Pemilu 2019.

Program ini memang dirancang untuk menumbuhkan minat partisipasi masyarakat untuk mencoblos. Di Era Reformasi partisipasi pemilih tergolong tinggi. Pada Pemilu 2004, angka partisipasi pemilih mencapai 84%, kemudian di Pemilu 2009 mencapai 71%. Selanjutnya pada Pemilu 2014 menyentuh 74%. Di Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai 77,5%.

"Saya berharap dengan adanya KlingKing Fun, tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai 80%," ungkap Sofjan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, mengatakan pesta diskon yang digelar dalam rangka meningkatkan partisipasi Pemilu 2019 bisa merangsang pasar dalam negeri. Sehingga perdagangan domestik kembali bergairah untuk mengejar target pertumbuhan yang telah dicanangkan.

Dia juga berharap neraca dagang bisa terangkat dengan berkurangnya impor. "Saat ini sudah bagus, karena neraca dagang kita per Maret surplus US$ 540 juta," tutur dia.

Hari pencoblosan jatuh pada Rabu dan ada hari libur nasional di Jumat. Hal ini bisa membuat masyarakat mengambil cuti liburan dan melupakan pemilu. Dus, KlingKing Fun diharapkan menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS dan mencoblos.

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:13 WIB

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal di tahun 2026 bisa tembus Rp 250 triliun.

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

INDEKS BERITA

Terpopuler