Posisi Dollar AS Kembali Perkasa

Selasa, 30 Agustus 2022 | 04:30 WIB
Posisi Dollar AS Kembali Perkasa
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pesona dollar Amerika Serikat (AS) kian cerah. Tak heran rupiah kembali loyo di hadapan dollar AS.

Kurs rupiah di pasar spot Senin (29/8) melemah 0,55% di ke Rp 14.898. Sedangkan rupiah berdasarkan kurs JISDOR Bank Indonesia melemah 0,49% di Rp 14.887.

Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, mata uang Garuda melemah karena dollar indeks kembali puncak dalam dua dekade di atas 109,00. Hal itu didorong sinyal The Fed yang masih hawkish pekan pada lalu di Simposium Jackson Hole.

Baca Juga: Indeks Dollar ke Level Tertinggi, Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 20.000

Hari ini, Sutopo memperkirakan, rupiah masih melanjutkan pelemahan karena The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Sebab The Fed menyatakan, inflasi Amerika Serikat masih jauh dari target yakni di 2%. "Pelaku pasar pun khawatir pertumbuhan melambat. Terlebih The Fed akan mengendalikan inflasi dengan kebijakan suku bunga," kata dia.

Analis DCFX Futures Lukman Leong juga memperkirakan, rupiah hari ini akan kembali melanjutkan pelemahan. "Sentimen masih didominasi dari reli dollar AS, namun pasar juga mengantisipasi inflasi Indonesia yang diperkirakan masih akan bertahan di bawah 5%," kata dia. Hal ini akan meredakan keputusan BI untuk menaikkan suku bunga.

Lukman memperkirakan rupiah Selasa (30/8) akan bergerak pada rentang Rp 14.825-Rp 14.975. Sedangkan Sutopo memproyeksikan, rupiah melemah di Rp 14.810-Rp 15.000 per dollar AS.

Baca Juga: Kompak, Rupiah Jisdor Melemah 0,49% ke Rp 14.887 Per Dolar AS Pada Senin (29/8)

 

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik

Pada periode 2-6 Februari 2026, IHSG tumbang 4,73% dan ditutup pada level 7.935,26. Pekan sebelumnya, IHSG telah turun 6,94%.

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen

WIKON diajukan PKPU oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW), sedangkan PTPP diajukan PKPU oleh PT Sinergi Karya Sejahtera.

 Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin

BPJS Kesehatan tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan PBI JK karena menjadi kewenangan Kemensos

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:58 WIB

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah

Danantara melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia. Total nilai mencapai US$ 7 miliar. 

 Revolusi Melalui Teladan
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:56 WIB

Revolusi Melalui Teladan

Perjalanan karier Joao Angelo De Sousa Mota dari dunia konstruksi ke pertanian, hingga menjadi Dirut Agrinas

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:37 WIB

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek

Jika pemangkasan outlook membuat tekanan terhadap pasar SBN berlanjut dan mempengaruhi nilai tukar rupiah, maka imbal hasil berisiko naik

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:28 WIB

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah

Penerbitan global bond oleh pemerintah belum mampu menyokong cadangan devisa Indonesia              

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:25 WIB

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah

Prospek industri multifinance diperkirakan akan lebih cerah tahun ini setelah tertekan pada 2025.​ Piutang pembiayaan diprediksi tumbuh 6%-8%

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:05 WIB

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim

Ilmu pengetahuan kini sudah bisa menjadi penghubung antara adanya emisi gas rumah kaca dan bencana alam.

INDEKS BERITA