Berita *Global

Potensi Stagflasi dan Resesi Diprediksi Menurunkan Harga CPO di Semester Dua

Rabu, 09 Maret 2022 | 15:35 WIB
Potensi Stagflasi dan Resesi Diprediksi Menurunkan Harga CPO di Semester Dua

ILUSTRASI. Menurut analis harga minyak sawit mentah (CPO) dan komoditas lain mungkin akan turun pada paruh kedua 2022. ANTARA FOTO/Rahmad/hp.

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit mentah (CPO) dan komoditas lain kemungkinan akan menurun pada paruh kedua tahun ini. Penurunan bisa terjadi seiring dengan potensi stagflasi dan resesi yang bisa menekan permintaan.

Dalam sebuah konferensi industri di Kuala Lumpur, Dorab Mistry, Direktur Godrej International yang merupakan perusahaan barang konsumen India, memperkirakan minyak sawit mentah berjangka kemungkinan akan turun menjadi 5.000 ringgit atau US$ 1.196 per ton. Pada akhirnya harga akan menjadi 4.000 ringgit pada Bulan September 2022.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru