Prediksi Kurs Rupiah: Ditopang Data Inflasi

Jumat, 03 Januari 2020 | 05:39 WIB
Prediksi Kurs Rupiah: Ditopang Data Inflasi
[ILUSTRASI. JAKARTA,05/09-KURS DOLLAR. Karyawan penukaran mata uang asing menunjukan dollar Amerika Serikat di Masayu Agung, Jakarta, Rabu (05/09). Kurs rupiah hari ini diprediksi akan menguat. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen teknikal mewarnai pelemahan kurs rupiah di awal tahun ini.

Tapi, inflasi Indonesia yang rendah berpotensi mengerek rupiah kembali menguat.

Kamis (2/1), kurs  rupiah di pasar spot melemah 0,20% ke Rp 13.893 per dollar AS. Sementara, pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 0,04% jadi Rp 13.895 per dollar AS.

Ahmad Mikail Zaini, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, mengatakan, pelemahan rupiah di awal tahun terjadi karena faktor teknikal.

Baca Juga: Inflasi sepanjang 2019 terendah sejak 2012, sinyal pelemahan ekonomi?

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menambahkan, kurs rupiah sudah menguat dalam dua pekan terakhir, maka tidak heran aksi profit taking terjadi. "Investor melepas keuntungan dulu, sambil melihat kondisi pasar selanjutnya," kata dia.

Hari ini, Mikail memprediksi, rupiah berpotensi menguat, meski terbatas. Alasannya, inflasi tahunan yang sebesar 2,72% termasuk inflasi dalam negeri terendah satu dekade.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Terimbas Banjir

Ini membuat investor asing semakin tertarik masuk ke pasar obligasi. Sentimen perkembangan perang dagang juga akan mempengaruhi rupiah.

Mikail memprediksi rupiah menguat dan bergerak antara Rp 13.850-Rp 13.860 per dollar AS. Sementara, Yudiawan memprediksi, rupiah di Rp 13.850-Rp 13.925.

Bagikan

Berita Terbaru

Kurs Rupiah Potensi Lemas di Awal Tahun, Ini Penyebabnya
| Jumat, 02 Januari 2026 | 08:04 WIB

Kurs Rupiah Potensi Lemas di Awal Tahun, Ini Penyebabnya

Rupiah masih sulit diprediksi karena liburan. "Namun dengan indeks dolar AS yang masih naik, rupiah berpotensi tertekan,

Emiten Konglomerasi Menjadi Tumpuan di Tahun 2026, Pelemahan Rupiah Jadi Beban
| Jumat, 02 Januari 2026 | 08:00 WIB

Emiten Konglomerasi Menjadi Tumpuan di Tahun 2026, Pelemahan Rupiah Jadi Beban

Tekanan terhadap rupiah terutama berasal dari faktor fundamental dalam negeri. Maka, rupiah masih dalam tren pelemahan.

Hari Perdana Perdagangan di Bursa Saham Indonesia, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:42 WIB

Hari Perdana Perdagangan di Bursa Saham Indonesia, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global dan domestik yang berpotensi mempengaruhi arah IHSG ke depan.

Bisnis Kredit Investasi Bank Masih Cukup Seksi
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:38 WIB

Bisnis Kredit Investasi Bank Masih Cukup Seksi

Permintaan kredit untuk jangka panjang memberi sinyal masih ada ruang pertumbuhan.                        

Emiten Prajogo Pangestu Menuntaskan Akuisisi SPBU ESSO di Singapura
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:35 WIB

Emiten Prajogo Pangestu Menuntaskan Akuisisi SPBU ESSO di Singapura

Perusahaan akan terus mengejar peluang pertumbuhan yang sejalan dengan tujuan bisnis jangka panjang.

Penumpang Angkutan Nataru Tembus 14,95 Juta
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:21 WIB

Penumpang Angkutan Nataru Tembus 14,95 Juta

Sejak H-7 (18 Desember) hingga H+5 Natal (30 Desember), total pergerakan penumpang mencapai 14.951.649 orang.

Saat Dompet Menipis Pasca Liburan, Saatnya Meraih Cuan dari Emiten Pembagi Dividen
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:20 WIB

Saat Dompet Menipis Pasca Liburan, Saatnya Meraih Cuan dari Emiten Pembagi Dividen

Saham emiten berkapitalisasi besar atau blue chip cenderung menawarkan yield dividen rendah sekitar 2% bahkan di bawah level tersebut. ​

Haji Khusus Terancam Gagal Berangkat
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:17 WIB

Haji Khusus Terancam Gagal Berangkat

Kuota haji khusus 2026 ditetapkan sebanyak 17.680 jemaah. Dari jumlah itu, 16.396 merupakan jemaah berdasarkan urut nomor porsi

Penyaluran FLPP Menembus Rp 34,64 Triliun di 2025
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:14 WIB

Penyaluran FLPP Menembus Rp 34,64 Triliun di 2025

Pekerja swasta masih mendominasi penyerapan dengan total 205.311 unit (73,63%), kemudian diikuti kelompok wiraswasta sebanyak 39.218 unit

Siasat Pemerintah Tahan Ancaman Badai PHK
| Jumat, 02 Januari 2026 | 07:09 WIB

Siasat Pemerintah Tahan Ancaman Badai PHK

Pemutusan hubungan kerja akan berlanjut akibat kelesuan daya beli dan ketidakpastian ekonomi dimestik dan global

INDEKS BERITA

Terpopuler