Prediksi Kurs Rupiah: Tertekan Faktor Global

Kamis, 25 Juli 2019 | 08:53 WIB
Prediksi Kurs Rupiah: Tertekan Faktor Global
[]
Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah sempat menembus level psikologis Rp 14.000 per dollar AS kemarin (24/7).

Untungnya, rupiah akhirnya cuma ditutup melemah 0,09% ke Rp 13.997.

Sejumlah sentimen global menekan mata uang rupiah.

Baca Juga: Minim sentimen positif dari domestik, pelemahan rupiah diprediksi berlanjut besok

Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan, dollar AS kemarin mendapat sentimen positif setelah pemerintah AS menyepakati anggaran pemerintahan dua tahun ke depan.

 Hal ini bakal memuluskan pemerintahan AS.

Pelaku pasar juga mengkhawatirkan perkembangan Brexit.

Terpilihnya politikus anti-Uni Eropa Boris Johnson sebagai Perdana Menteri Inggris membuat prospek hard Brexit meningkat.

Baca Juga: Perkembangan Brexit dan The Fed akan menekan rupiah hingga akhir Juli

Dus, pelaku pasar melarikan dana ke safe haven, termasuk dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menambahkan, investor juga tak agresif karena menunggu rapat The Fed. "Di dalam negeri juga minim sentimen," kata dia.

Hari ini rupiah diprediksi masih melemah.

Proyeksi Ibrahim, rupiah bergerak di Rp 13.965–Rp 14.050.

Hitungan Reny, rupiah bergerak antara Rp 13.985–Rp 14.067.

Baca Juga: Rupiah terlalu volatile, Ekonom: Deviasi perlu dijaga tak lebih dari 5%

 

Bagikan

Berita Terbaru

Pelemahan Rupiah Memperberat Beban Reasuransi
| Selasa, 21 April 2026 | 04:35 WIB

Pelemahan Rupiah Memperberat Beban Reasuransi

Loyonya rupiah berpotensi memberi tekanan terhadap biaya retrosesi, alias pelimpahan risiko kepada perusahaan reasuransi lain.

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Lirik Potensi Cuan dari PLTS
| Selasa, 21 April 2026 | 04:20 WIB

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Lirik Potensi Cuan dari PLTS

DSSA memandang program PLTS sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi dalam peta jalan dekarbonisasi dan infrastruktur energi masa depan

Masa Bulan Madu Kendaraan Listrik Berakhir
| Selasa, 21 April 2026 | 04:05 WIB

Masa Bulan Madu Kendaraan Listrik Berakhir

Langkah pengenaan pajak kendaraan bermotor pada kendaraan listrik oleh pemerintah dianggap tidak konsisten

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau
| Senin, 20 April 2026 | 12:00 WIB

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau

Beroperasinya PLTS Tobelo ini akan memperkuat portofolio EBT PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) dan menciptakan recurring income.

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value
| Senin, 20 April 2026 | 09:54 WIB

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value

Paradoks China paling tajam  Negara berkembang, mentransformasi diri.  Tapi transformasi ekonomi saja tidak cukup memenangkan kepercayaan pasar.

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi
| Senin, 20 April 2026 | 09:31 WIB

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) bertransformasi agar hasilnya berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Kinerja Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Melonjak Signifikan di Kuartal I-2026
| Senin, 20 April 2026 | 08:37 WIB

Kinerja Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Melonjak Signifikan di Kuartal I-2026

Hingga kuartal I-2026, perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar Rp 173,1 miliar, meningkat sekitar 36% secara tahunan dibandingkan tahun lalu.

Operator Seluler Lirik Prospek Jaringan 5G
| Senin, 20 April 2026 | 08:27 WIB

Operator Seluler Lirik Prospek Jaringan 5G

Saat ini industri masih fokus pada penyelesaian integrasi jaringan dan penggelaran jaringan dalam upaya peralihan jaringan ke 5G.

Dolar AS Melemah: Yen, Yuan, Franc Swiss Beri Peluang Keuntungan?
| Senin, 20 April 2026 | 08:22 WIB

Dolar AS Melemah: Yen, Yuan, Franc Swiss Beri Peluang Keuntungan?

Pelemahan Dolar AS membuka potensi penguatan mata uang safe haven. Cari tahu mana yang paling menarik dan strategi terbaik untuk investor.

Geopolitik dan RKAB Bayangi Emiten Batubara, Cek Rekomendasi Sahamnya
| Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Geopolitik dan RKAB Bayangi Emiten Batubara, Cek Rekomendasi Sahamnya

Kinerja emiten batubara kuartal II 2026 bisa membaik ditopang harga tinggi. Cari tahu tantangan global dan domestik yang membatasi pertumbuhan

INDEKS BERITA