Premi Asuransi Kendaraan Ditargetkan Naik Dua Digit

Jumat, 22 Desember 2023 | 04:10 WIB
Premi Asuransi Kendaraan Ditargetkan Naik Dua Digit
[ILUSTRASI. Pendapatan premi asuransi kendaraan milik Simas Insurtech di 2024 akan naik 25% jadi Rp 125 miliar (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para pemain asuransi optimistis bisnis asuransi kendaraan di tahun depan akan tumbuh lebih tinggi. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) nilai  premi asuransi kendaraan per akhir September tahun ini telah tumbuh 12% dalam basis tahunan menjadi Rp 14,59 triliun.

PT Asuransi Simas Insurtech memperkirakan pendapatannya dari premi asuransi kendaraan di 2024 akan naik 25%, menjadi Rp 125 miliar. Angka ini meningkat dari premi di 2023 yang tercatat sebesar Rp 100 miliar atau naik 10% secara tahunan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Emiten Ramai-Ramai Menambah Modal Lewat Private Placement
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:22 WIB

Emiten Ramai-Ramai Menambah Modal Lewat Private Placement

Sejumlah emiten menggelar aksi penambahan modal lewat private placement. Dana hasil aksi korporasi ini mayoritas untuk pengembangan usaha emiten.

Pasar Keuangan Menanti Harapan
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:13 WIB

Pasar Keuangan Menanti Harapan

Pasar keuangan Indonesia menanti sejumlah agenda penting di pekan ini. Mulai dari suku bunga The Fed, BI rate hingga hasil evaluasi Indeks MSCI.

Menakar Prospek Consumer Staples Usai Pertamax Naik, Apa Saja Risikonya?
| Kamis, 18 Juni 2026 | 08:49 WIB

Menakar Prospek Consumer Staples Usai Pertamax Naik, Apa Saja Risikonya?

Bansos diyakini mampu secara langsung menopang angka penjualan produk-produk emiten consumer staples.

Usai Kompak Menguat, Saham Grup Bakrie BRMS, BUMI, dan ENRG Masih Menarik Dikoleksi?
| Kamis, 18 Juni 2026 | 08:23 WIB

Usai Kompak Menguat, Saham Grup Bakrie BRMS, BUMI, dan ENRG Masih Menarik Dikoleksi?

Dinamika kebijakan di sektor komoditas menjadi motor penggerak utama pergerakan saham-saham emiten terafiliasi Grup Bakrie.

The Fed Tahan Bunga, Rupiah Menanti BI Rate, Simak Proyeksi Mata Uang Garuda Hari Ini
| Kamis, 18 Juni 2026 | 08:00 WIB

The Fed Tahan Bunga, Rupiah Menanti BI Rate, Simak Proyeksi Mata Uang Garuda Hari Ini

Pasar menanti hasil RDG BI. Bank sentral menjadi sorotan setelah agresif  menaikkan suku bunga menjadi 5,5% guna menopang rupiah.

MBMA Buyback Lagi, Kini Anggarannya Rp 1,46 Triliun, Sudah Saatnya Koleksi Sahamnya?
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:57 WIB

MBMA Buyback Lagi, Kini Anggarannya Rp 1,46 Triliun, Sudah Saatnya Koleksi Sahamnya?

Di balik sentimen positif buyback, prospek MBMA masih sangat bergantung pada dinamika industri nikel global.

The Fed Tahan Bunga, Pasar Menanti Putusan BI, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:50 WIB

The Fed Tahan Bunga, Pasar Menanti Putusan BI, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah keputusan The Fed, pasar hari ini menantikan keputusan Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga melalui Rapat Dewan Gubernur BI.  

Segmen Emas dan Nikel Tumbuh Solid, Analis Pasang Rekomendasi Beli Saham ANTM
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:46 WIB

Segmen Emas dan Nikel Tumbuh Solid, Analis Pasang Rekomendasi Beli Saham ANTM

Bisnis emas dan nikel ANTM jadi mesin utama. Pendapatan diproyeksi tumbuh 35% di 2026. Simak pendorong & proyeksi lengkapnya!

Cermat Saat Trading di Saham Akselerasi
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:44 WIB

Cermat Saat Trading di Saham Akselerasi

Saham Papan Akselerasi naik 12,71% YTD, jauh melampaui IHSG. Analis sebut investor lirik peluang baru, tapi ada batasan porsi investasi

IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen Investor Global
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:41 WIB

IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen Investor Global

EMAS melangkah ke HKEX dengan komitmen investor global mencapai 49,9% saham. Simak prospek saham EMAS

INDEKS BERITA

Terpopuler