Prospek Cerah RAJA Pasca Akuisisi PT LNG, Pemain FLNG Pertama di Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) resmi meluaskan langkah bisnisnya ke sektor gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) dengan mengakuisisi sebesar 5% saham PT Layar Nusantara Gas (LNG).
Langkah ini dilakukan dengan nilai transaksi yang mencapai US$ 38,57 juta. Melalui keterbukaan informasi, Senin (11/5), RAJA disebut telah melakukan pembayaran deposit kepada Genting LNG Pte Ltd, anak usaha tidak langsung Genting berhad, yang memiliki sebesar 95% kepemilikan di PT LNG.
Bila menilik latar belakang PT LNG di Linkedin, perusahaan ini merupakan kendaraan pengembangan proyek LNG terapung (FLNG) pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan proyek Gas Genting di Papua Barat.
Baca Juga: Rukun Raharja (RAJA) Caplok Saham Layar Nusantara Gas
Hal tersebut turut menyiratkan bahwa PT LNG adalah bagian dari Genting Energy, divisi minak dan gas di bawah payung Ganting Berhad. Sebagaimana yang sudah bisa diterka, fokus bisnisnya pun fokus pada sektor midstream gas, FLNG, pengolahan LNG hingga transportasi gas.
Proyek pengembangan FLNG ini juga disebutkan sebagai yang pertama di Indonesia, sehingga artinya, LNG akan diproduksi dan diproses di fasilitas terapung dekat dengan sumber gas, tidak hanya kilang darat konvensional.
Langkah akuisisi ini diambil oleh RAJA sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi sebagai perusahaan energi terintegrasi, khususnya di sektor hilirisasi gas. RAJA sendiri selama ini bergerak di sektor distribusi gas bumi, infrastruktur midstream migas, jasa penyaluran energi, hingga investasi di energi terintegrasi.
Melihat aksi korporasi RAJA ini, Senior Investment Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat bahwa kepemilikan yang diambil alih RAJA sebenarnya masih minoritas, namun memang langkah ini tetaplah menyimpan nilai strategis bagi Perseroan.
