Proyeksi IHSG: Ada Peluang di Awal Pekan

Senin, 06 Januari 2020 | 06:49 WIB
Proyeksi IHSG: Ada Peluang di Awal Pekan
[ILUSTRASI. Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Pada awal perdagangan pertama tahun 2020, Indeks Harg]
Reporter: Kenia Intan | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa kembali menguat di awal pekan ini. 

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (4/1), IHSG naik 0,63% ke 6.323,46. Investor asing juga melakukan aksi beli bersih senilai Rp 773,73 miliar.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, di awal pekan ini investor akan menanti data indeks kinerja sektor jasa dan penjualan ritel di AS, Eropa, dan Asia. Indeks Jepang kembali dibuka setelah libur dan mengawali hari perdagangan dengan rilis data indeks manufaktur dan penjualan kendaraan di sana.

Sementara itu, dari dalam negeri, indeks keyakinan konsumen bulan Desember 2019 akan rilis dengan perkiraan turun dari bulan sebelumnya.

Baca Juga: Imigrasi Cekal Sepuluh Nama Terkait Kasus Jiwasraya

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji memprediksi, penguatan IHSG masih berlanjut pada perdagangan Senin (6/1). Ini tampak dari indikator MACD dan RSI yang menunjukkan sinyal positif.

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar mengindikasikan potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan, Minggu (5/1).

Baca Juga: Bursa Saham Kering di Musim Hujan

Lanjar juga melihat, IHSG secara teknikal memantul pada support MA200 dan kembali bergerak diatas MA5. Pergerakan terlihat jenuh dari momentum maupun stochastic. Sehingga penguatan lanjutan mungkin akan terbatas melihat posisi upper bollinger band. "

Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat di 6.263-6.350," ujar Lanjar. Sedangkan Nafan memprediksi, IHSG akan menguat di 6.210-6.404.

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Menguat 0,83% Sepekan Terakhir, Cek Sentimen Pendorongnya
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:05 WIB

IHSG Menguat 0,83% Sepekan Terakhir, Cek Sentimen Pendorongnya

IHSG menguat 0,83% dalam sepekan, didorong cadangan devisa dan data solid. Namun, asing net sell Rp1,74 triliun. 

Penguatan IHSG Sepekan Ditopang Saham Lapis Dua
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:00 WIB

Penguatan IHSG Sepekan Ditopang Saham Lapis Dua

Saham lapis dua jadi penopang IHSG pekan ini.Analis mengungkap pemicu utama dan sektor mana saja yang prospektif untuk dicermati.

Pendapatan dan Laba RANS Anjlok, Sempat Tebar Dividen Rp 167,48 Miliar Sebelum IPO
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:56 WIB

Pendapatan dan Laba RANS Anjlok, Sempat Tebar Dividen Rp 167,48 Miliar Sebelum IPO

Sebelum IPO, RANS membagi dividen Rp 167,48 miliar ke pemegang saham lama. Dana segar Rp 429 miliar masuk dari investor publik untuk ekspansi.

Perkuat Ekspansi Bisnis, CBDK Suntik Modal ke Anak Usaha
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:55 WIB

Perkuat Ekspansi Bisnis, CBDK Suntik Modal ke Anak Usaha

CBDK suntik modal Rp209 miliar ke anak usaha, laba Q1-2026 meroket 317%. Simak proyeksi kinerja jangka panjang dan target harga sahamnya!

IPO, Kinerja RANS Masih Anjlok
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:45 WIB

IPO, Kinerja RANS Masih Anjlok

Laba bersih RANS anjlok 41,59% pada 2025, tapi sahamnya justru melesat. Cari tahu arah baru perusahaan 

Rombongan Emiten Baru Mereda, Stok IPO Tipis
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:39 WIB

Rombongan Emiten Baru Mereda, Stok IPO Tipis

Lima perusahaan masih antre dengan potensi dana Rp 2,47 triliun. Temukan sektor yang paling menjanjikan saat ini.

Rupiah Terancam Anjlok Lebih Dalam, Ini Pemicu Utamanya
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rupiah Terancam Anjlok Lebih Dalam, Ini Pemicu Utamanya

Pelemahan rupiah sepekan terakhir wajib diwaspadai investor. Sentimen domestik dan global menekan rupiah

Konflik Timur Tengah Goyang Stabilitas Valas Komoditas
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Konflik Timur Tengah Goyang Stabilitas Valas Komoditas

AUD naik meski ketegangan global meningkat. Bank Sentral Selandia Baru naikkan bunga acuan. Simak proyeksi valas komoditas

JELI IPO: Strategi Baru dari Nata De Coco ke Pasar Gummy Candy
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:30 WIB

JELI IPO: Strategi Baru dari Nata De Coco ke Pasar Gummy Candy

Produsen Inaco, PT Niramas Utama Tbk (JELI), berhasil menghimpun dana IPO Rp 239,4 miliar. Strategi ekspansi agresif menanti

Swasta Jualan Bensin
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:15 WIB

Swasta Jualan Bensin

Seharusnya pemerintah mengizinkan SPBU swasta mencari pasokan bensin sesuai spesifikasi yang mereka inginkan.

INDEKS BERITA

Terpopuler