Proyeksi IHSG: Berpeluang Menguat

Rabu, 18 September 2019 | 05:36 WIB
Proyeksi IHSG: Berpeluang Menguat
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Selasa (17/9). IHSG menguat 0,28% menjadi 6.236,69. Asing masih konsisten mencatat aksi jual bersih Rp 585,66 miliar.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, penguatan IHSG hari ini terjadi akibat kenaikan indeks sektor pertanian sebesar 2,95% kemarin. "Output dari produksi CPO dalam negeri meningkat dan outlook positif dari ketidakpastian cuaca di tahun depan berpotensi mengerek harga CPO," kata dia.

Baca Juga: Kinerja Unilever Indonesia (UNVR) diprediksi masih kinclong, simak rekomendasi analis

Selain itu, menurut Kepala Riset Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe, pasar saat ini sedang menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Hingga hari ini, Kiswoyo memperkirakan, IHSG masih akan dipengaruhi hasil pertemuan bank sentral AS ini.

Selain itu, masih ada sentimen negatif yang membayangi IHSG. Di antaranya kenaikan harga minyak akibat peristiwa pemboman kilang minyak milik Arab Saudi.

Baca Juga: Wall Street dibuka turun karena terbebani sektor energi

Tapi para analis yakin, IHSG masih bisa melanjutkan penguatan hari ini. Kiswoyo memperkirakan, IHSG akan bergerak antara 6.200–6.400. Sedangkan Lanjar memperkirakan, IHSG bergerak di kisaran 6.200–6.315.

Bagikan

Berita Terbaru

Beleid Restitusi Pajak Anyar Berlaku Mei
| Jumat, 17 April 2026 | 06:27 WIB

Beleid Restitusi Pajak Anyar Berlaku Mei

Saat ini, rancangan beleid tersebut masih berada pada tahap harmonisasi lintas kementerian, sebelum nantinya ditetapkan dan diundangkan

Kaji Perpanjangan Pelaporan SPT Badan
| Jumat, 17 April 2026 | 06:13 WIB

Kaji Perpanjangan Pelaporan SPT Badan

Ditjen Pajak mencatat, total pelaporan SPT hingga 14 April 2025 mencapai 11,23 juta                 

Terlalu Percaya Diri?
| Jumat, 17 April 2026 | 06:10 WIB

Terlalu Percaya Diri?

Pemerintah perlu punya bantalan kuat dalam menghadapi situasi saat ini. Jangan sampai saat ditanya mana bantalannya, cuma dijawab "Pokoknya ada!"

Rupiah Menguat Tipis: Kenapa Pelemahan Masih Mengintai?
| Jumat, 17 April 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Menguat Tipis: Kenapa Pelemahan Masih Mengintai?

Rupiah menguat tipis kemarin, tapi tekanan domestik dan harga minyak jadi ganjalan. Simak alasan rupiah masih sulit bangkit!

Windfall Komoditas Tak Cukup Amankan APBN
| Jumat, 17 April 2026 | 05:54 WIB

Windfall Komoditas Tak Cukup Amankan APBN

Kenaikan harga komoditas belum mampu mengimbangi tekanan subsidi dan pelemahan kurs                 

Pergerakan Valas Utama Masih Volatil
| Jumat, 17 April 2026 | 05:30 WIB

Pergerakan Valas Utama Masih Volatil

Dolar AS melemah karena ekspektasi suku bunga Fed. Ketahui mata uang mana yang berpotensi menguat dan proyeksi harganya di kuartal II 2026.

Garuda Metalindo (BOLT) Membidik Laba Bersih Tumbuh 15%
| Jumat, 17 April 2026 | 05:20 WIB

Garuda Metalindo (BOLT) Membidik Laba Bersih Tumbuh 15%

Untuk mencapai target, BOLT menerapkan sejumlah strategi yang berfokus pada ekspansi pasar, diversifikasi bisnis serta investasi teknologi.

Lebih Semarak, Dapen Kembali Melirik SRBI
| Jumat, 17 April 2026 | 05:15 WIB

Lebih Semarak, Dapen Kembali Melirik SRBI

Data OJK mencatat penempatan investasi dapen di SRBI anjlok dari Rp 16,87 triliun di 2024, menjadi hanya Rp 3,28 triliun di akhir 2025.

Proyeksi IHSG Jumat (17/4): Saham Pilihan Ini Beri Peluang Cuan!
| Jumat, 17 April 2026 | 05:00 WIB

Proyeksi IHSG Jumat (17/4): Saham Pilihan Ini Beri Peluang Cuan!

IHSG masih tercatat menguat 4,29% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 11,86%.

Kelas Menengah dan Bayang-Bayang Krisis
| Jumat, 17 April 2026 | 04:42 WIB

Kelas Menengah dan Bayang-Bayang Krisis

Negara harus memastikan ketahanan masyarakat serta berani untuk mendengar masukan dan mengoreksi arah kebijakan.

INDEKS BERITA

Terpopuler