Proyeksi IHSG: Didorong Penurunan Suku Bunga

Jumat, 25 Oktober 2019 | 05:14 WIB
Proyeksi IHSG: Didorong Penurunan Suku Bunga
[ILUSTRASI. Sejumlah karyawan mengamati layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2019). IHSG hari ini diperkirakan kembali menguat. ]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah analis memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal melanjutkan penguatannya di akhir pekan ini dengan dorongan faktor domestik.

Kemarin, Kamis (24/10), IHSG ditutup dengan penguatan 1,31% ke level 6.339,65.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut, pemangkasan Bank Indonesia (BI) 7-day reverse repo rate keempat kalinya tahun ini akan jadi pendorong indeks saham. Kini. suku bunga ada di level 5%. Herditya memperkirakan, IHSG akan menguat terbatas di rentang 6.250-6.350.

Baca Juga: Ini alasan BI pangkas suku bunga acuan empat kali berturut-turut

Penurunan suku bunga ini memberi angin segar bagi saham-saham perbankan. Selain itu, saham emiten properti dan konstruksi juga berpotensi menghijau.

Kemarin, indeks sektor keuangan menguat 1,49% dalam sehari. Sementara indeks sektor properti dan konstruksi menguat 1,11%.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan BI Turun, IHSG Hari Ini Naik Tinggi Ke 6.339,65

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memperkirakan IHSG kembali menguat. Ia menghitung, IHSG akan bergerak dengan rentang 6.1876.372.

"Pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi serta sedang membentuk pola akumulasi sebelum melanjutkan kenaikan," terang William.

Bagikan

Berita Terbaru

Naik Tinggi, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi pada Tanggal Kembar Hari Ini (9/9)
| Rabu, 09 September 2026 | 04:50 WIB

Naik Tinggi, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi pada Tanggal Kembar Hari Ini (9/9)

IHSG mengakumulasi kenaikan 1,31% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 22,67%.

Tekanan Daya Beli Mengerek TWP90 Fintech
| Rabu, 09 September 2026 | 04:45 WIB

Tekanan Daya Beli Mengerek TWP90 Fintech

TWP90 fintech lending kembali berbalik arah pada Juli 2026 menjadi 4,32% setelah sempat turun dalam beberap bulan.

Preman, Negara dan Kekuasaan Informal
| Rabu, 09 September 2026 | 04:14 WIB

Preman, Negara dan Kekuasaan Informal

Demokrasi elektoral menyediakan pasar baru bagi mobilisasi massa, pengamanan politik, kontrol teritorial dan jasa perantara.

Dana Asing di SBN Tembus Rp 918 Triliun, Naik 3 Bulan Beruntun
| Selasa, 08 September 2026 | 11:58 WIB

Dana Asing di SBN Tembus Rp 918 Triliun, Naik 3 Bulan Beruntun

Kepemilikan asing pada SBN yang dapat diperdagangkan mencapai angka tertinggi dalam setahun terakhir.

Porsi Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar
| Selasa, 08 September 2026 | 09:06 WIB

Porsi Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar

Besarnya konsentrasi eksposur pada satu pihak perlu dicermati karena dapat meningkatkan risiko bila pihak tersebut menghadapi masalah keuangan

Harga Pulp Mulai Stabil, Pabrik Karawang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru INKP
| Selasa, 08 September 2026 | 09:00 WIB

Harga Pulp Mulai Stabil, Pabrik Karawang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru INKP

Prospek Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) kian cerah seiring beroperasinya pabrik Indah Kiat Karawang yang memproduksi kertas industri dan kemasan.

Menggadang Asa Asing Kembali ke Bursa
| Selasa, 08 September 2026 | 08:30 WIB

Menggadang Asa Asing Kembali ke Bursa

Dana asing perlahan mulai kembali ke saham-saham berkapitalisasi pasar besar atau big cap, terutama perbankan

TOBA Menjadi Saham Hijau Transisi Pertama di BEI
| Selasa, 08 September 2026 | 08:08 WIB

TOBA Menjadi Saham Hijau Transisi Pertama di BEI

Penetapan tersebut berlaku sejak 28 Agustus 2026, bertepatan dengan peluncuran perdana IDX Green Equity Designation. 

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar
| Selasa, 08 September 2026 | 08:03 WIB

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar

Pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan direksi yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris pada 3 September 2026.

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan
| Selasa, 08 September 2026 | 08:00 WIB

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan

Analis Menyarankan pelaku pasar mengalihkan fokus dari ke saham layanan kesehatan yang memiliki fundamental kuat.

INDEKS BERITA