Proyeksi IHSG: Masih Berjuang di Bawah 6.000

Kamis, 13 Februari 2020 | 05:03 WIB
Proyeksi IHSG: Masih Berjuang di Bawah 6.000
[ILUSTRASI. JAKARTA,11/02-IHSG NAIK TIPIS. Warga melintas di depan layar pergerakan saham di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (11/02). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 3,60 poin atau 0,06% ke 5.955,68 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. Seban]
Reporter: Ika Puspitasari | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah dalam perdagangan kemarin.

IHSG turun 0,69% ke 5.913,08 pada penutupan perdagangan Rabu (12/2).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyebut, salah satu penyebab IHSG turun adalah tekanan pada harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Pada penutupan perdagangan Rabu (12/2), saham INDF turun hingga 8,79% dan saham ICBP terkoreksi 6,32%.

Baca Juga: Dua Mantan Direksi Jiwasraya, Berinvestasi Ratusan Miliar Rupiah Untuk Sebuah Kafe

William menilai, IHSG sebenarnya masih menarik daya beli investor asing. Investor asing mencatat aksi beli bersih sebesar Rp 477,71 miliar di seluruh pasar.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan, IHSG hari ini berpotensi menguat. Pasalnya, kemarin IHSG turun di tengah penguatan mayoritas bursa regional. Apalagi, pasar merespons positif upaya Pemerintah Tiongkok menangani wabah virus corona.

Baca Juga: Restatement 2017, Tiga Pilar (AISA) Bukukan Rugi Rp 5 Triliun dan Defisiensi Modal

Valdy memprediksi IHSG bergerak di kisaran 5.880-5.975.

Namun Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi hari ini IHSG berpotensi turun. Ia melihat, indeks saham akan menguji area oversold dan bergerak di kisaran 5.877-5.961.

Bagikan

Berita Terbaru

Catat! Begini Cara Mengatur Uang dari Side Job agar Tidak Habis
| Minggu, 26 Juli 2026 | 19:32 WIB

Catat! Begini Cara Mengatur Uang dari Side Job agar Tidak Habis

Memiliki pekerjaan sampingan alias side job, kini sudah jadi hal biasa bagi banyak orang demi menambah pundi-pundi rupiah.

Strategi Haaland dengan Ambil Peluang dari Pinggiran
| Minggu, 26 Juli 2026 | 09:41 WIB

Strategi Haaland dengan Ambil Peluang dari Pinggiran

​Salah satu pemain debutan Piala Dunia 2026 yang langsung menyita perhatian adalah Erling Haaland, striker klub Manchester City

Jadi Solusi, Persiapan Mendaki Kini Enggak Bikin Repot Lagi
| Minggu, 26 Juli 2026 | 09:36 WIB

Jadi Solusi, Persiapan Mendaki Kini Enggak Bikin Repot Lagi

Pendaki pemula semakin banyak jumlahnya. Dan, mereka membutuhkan aplikasi pendaki, mulai dari persiapan hingga petunjuk teknis.

Otot Valas Kendur, Peluang Cuan Ditaksir Belum Tamat
| Minggu, 26 Juli 2026 | 08:00 WIB

Otot Valas Kendur, Peluang Cuan Ditaksir Belum Tamat

Laju valuta asing di dalam negeri mulai seret. Lebih selektif mengoleksi valas yang masih potensial ungguli rupiah di sisa tahun ini!

Ketika Usia Bukan Menjadi Kendala Menuju Puncak
| Minggu, 26 Juli 2026 | 07:10 WIB

Ketika Usia Bukan Menjadi Kendala Menuju Puncak

Hobi mendaki gunung, bukan lagi didalami oleh mereka yang muda usia. Para warga lanjut usia pun masih semangat dengan tr

Prospek Jangka Panjang Lebih Penting bagi Junji Misael
| Minggu, 26 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prospek Jangka Panjang Lebih Penting bagi Junji Misael

Menelisik strategi investasi Junji Misael, Direktur Bisnis Bittime yang mengandalkan diverifikasi aset 

Kredit UMKM Belum Mampu Berlari Kencang
| Minggu, 26 Juli 2026 | 06:50 WIB

Kredit UMKM Belum Mampu Berlari Kencang

Hingga Juni 2026, Bank Indonesia mencatat, kredit UMKM hanya tumbuh 1% secara tahunan menjadi Rp 1.519,1 triliun

Bagaimana Kesetaraan Gender Menjadi Strategi Jitu Bisnis Asuransi
| Minggu, 26 Juli 2026 | 06:35 WIB

Bagaimana Kesetaraan Gender Menjadi Strategi Jitu Bisnis Asuransi

FWD Insurance Indonesia membuktikan keberagaman gender masuk dalam strategi bisnis, yang mampu melahirkan talenta, inova

 
Pendulang Cuan dari Mereka yang Demam Naik Gunung
| Minggu, 26 Juli 2026 | 06:10 WIB

Pendulang Cuan dari Mereka yang Demam Naik Gunung

Popularitas naik gunung menjadi ladang cuan bagi usaha open trip, transportasi dan penyedia jasa lain di sekitar gunung.

Menguji Kesiapan Emiten Menghadapi Aturan Baru Terkait ESG
| Minggu, 26 Juli 2026 | 06:10 WIB

Menguji Kesiapan Emiten Menghadapi Aturan Baru Terkait ESG

Kalau tak ada aral melintang, tahun depan, OJK menerapkan Standar Pengungkapan Keberlanjutan. Sejauh mana prosesnya?

INDEKS BERITA

Terpopuler