Proyeksi IHSG: Masih Menanti Arah Suku Bunga The Fed

Selasa, 30 Juli 2019 | 04:57 WIB
Proyeksi IHSG: Masih Menanti Arah Suku Bunga The Fed
[]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan lagi-lagi ditutup melemah. Senin (29/7) IHSG turun 0,41% ke 6.299,03. Asing juga masih melakukan jual bersih Rp 280,29 miliar.

Analis Jasa Utama Capital Chris Apriliony menilai, koreksi yang terjadi pada IHSG masih akan berlangsung hingga ada keputusan The Fed atas arah bunga acuannya. Dia menambahkan, adanya isu The Fed hanya memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) membuat pelaku pasar kecewa. Awalnya, pasar memperkirakan suku bunga Fed dipangkas 50 bps.

Baca Juga: Wall Street jatuh terseret saham-saham teknologi dan penantian kebijakan The Fed 

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji bilang, selama belum ada keputusan The Fed, pasar akan cenderung wait and see. Selain itu, pasar juga menilik perkembangan perang dagang. Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer akan berkunjung ke China pada pekan ini.

Selain itu, hasil laporan keuangan emiten di semester I-2019 juga masih akan mempengaruhi IHSG hari ini. "Sejauh ini sentimen laporan keuangan masih netral," tutur Chris.

Untuk hari ini, Chris memperkirakan, IHSG masih akan melemah dan bergerak di kisaran 6.250–6.320. Sedangkan Nafan memperkirakan, IHSG rebound dan bergerak antara 6.244,90–6.337,73.

Baca Juga: Pasar saham & obligasi terkoreksi sepekan lalu seret kinerja reksadana turun 

Bagikan

Berita Terbaru

Kilau Emas Kalah Pamor dengan Saham Kecerdasan Buatan
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Kilau Emas Kalah Pamor dengan Saham Kecerdasan Buatan

Harga emas masih tertekan karena dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS). 

Pergerakan Rupiah Menanti Kebijakan BI Pekan Ini
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:45 WIB

Pergerakan Rupiah Menanti Kebijakan BI Pekan Ini

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,33% secara harian ke level Rp 17.888 per dolar AS.

Bidik Dana US$ 1 Miliar dari Panda Bond
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:26 WIB

Bidik Dana US$ 1 Miliar dari Panda Bond

Pemerintah akan menerbitkan Panda Bond perdana pada tanggal 23 Juli 2026                            

Konflik AS dan Iran Memanas, Dolar AS Masih Jadi Primadona
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:15 WIB

Konflik AS dan Iran Memanas, Dolar AS Masih Jadi Primadona

Eskalasi geopolitik antara AS - Iran yang semakin memanas membuat pergerakan harga valuta asing safe haven bergerak bervariasi.

Mengejar Dana Global Lewat Pusat Finansial
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:10 WIB

Mengejar Dana Global Lewat Pusat Finansial

Pemerintah menargetkan pembangunan Pusat Keuangan Internasional Indonesia dimulai akhir tahun 2026         

Rating Agency
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:10 WIB

Rating Agency

Percaya pada kekuatan ekonomi nasional tentu penting. Namun, kepercayaan diri jangan sampai mengabaikan mekanisme pasar global.

Peluang Penguatan Saham Danantara
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:06 WIB

Peluang Penguatan Saham Danantara

Isu tata kelola Danantara masih menjadi salah satu sentimen yang membayangi pergerakan saham-saham pelat merah pada separuh kedua tahun 2026

Dana Asing Kembali Perlahan ke Bursa
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:04 WIB

Dana Asing Kembali Perlahan ke Bursa

Net buy asing dalam sepekan terakhir ke pasar saham Indonesia merupakan sinyal awal yang positif, namun, belum tentu menjadi tren struktural.

Efisiensi Beban dan Laba Kurs Menopang Lonjakan Laba Bersih PTPP
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:02 WIB

Efisiensi Beban dan Laba Kurs Menopang Lonjakan Laba Bersih PTPP

PT PP Tbk (PTPP) berhasil melipatgandakan laba bersih pada semester I 2026, di tengah pendapatan yang masih tertekan. 

Sido Muncul Dorong Pasar Ekspor dan Efisiensi
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:00 WIB

Sido Muncul Dorong Pasar Ekspor dan Efisiensi

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menargetkan kinerja tahun ini relatif mendatar di tengah kelesuan konsumsi. 

INDEKS BERITA

Terpopuler