Proyeksi IHSG: Siap-Siap Window Dressing

Jumat, 06 Desember 2019 | 05:42 WIB
Proyeksi IHSG: Siap-Siap Window Dressing
[ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham jelang penutupan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/12/2019). IHSG hari ini diperkirakan menguat. KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Avanty Nurdiana, Kenia Intan | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berlanjut pada hari ini.

Pada penutupan perdagangan kemarin (5/12), IHSG meningkat 0,64% menjadi 6.152,12. Investor asing juga terlihat mulai mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp 37,68 miliar.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, optimisme investor terhadap PP Nomor 78/2019 mengenai pelonggaran pajak menjadi sentimen positif bagi IHSG. Seperti diketahui, melalui beleid itu, Pemerintah memberikan fasilitas pengurangan pajak penghasilan bagi perusahaan yang memenuhi kriteria.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Terimbas Sentimen Global

Menurut Menteri Keuangan, sejak pertama kali diterapkan, realisasi insentif pajak tax allowance mencapai Rp 285 triliun, dari target yang mencapai Rp 804 triliun. Kebijakan tersebut guna merangsang pertumbuhan bisnis dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi agar lebih mampu bertahan dari gejolak ekonomi global.

Baca Juga: Aktivitas Manufaktur Masih Buruk di November

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Marolop Alfred Nainggolan melihat, pergerakan IHSG akan positif disebabkan window dressing. "Asing tidak melakukan aksi jual sehingga pasar cukup percaya diri," kata dia.

Alfred optimistis, IHSG akan menguat di 6.115-6.185. Sedangkan Lanjar memperkirakan, IHSG akan naik di kisaran 6.144-6.200.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Ancaman Profit Taking: Waspada Level Kritis IHSG Sebelum Libur Panjang
| Kamis, 15 Januari 2026 | 04:45 WIB

Ancaman Profit Taking: Waspada Level Kritis IHSG Sebelum Libur Panjang

IHSG mengakumulasi kenaikan 0,98% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat 4,46%.

Perluas Diversifikasi, Pembiayaan Syariah Unjuk Gigi
| Kamis, 15 Januari 2026 | 04:45 WIB

Perluas Diversifikasi, Pembiayaan Syariah Unjuk Gigi

OJK mencatat piutang pembiayaan syariah mampu tumbuh 14,5% menjadi Rp 30,44 triliun hingga November 2025. 

Rilis obligasi Rp 352 miliar, SMRA Siap Akuisisi Lahan dan Kembangkan Bisnis Properti
| Kamis, 15 Januari 2026 | 04:40 WIB

Rilis obligasi Rp 352 miliar, SMRA Siap Akuisisi Lahan dan Kembangkan Bisnis Properti

SMRA menilai perpanjangan insentif pajak pembelian properti masih akan menjadi salah satu faktor penting dalam menopang penjualan pada 2026.

KEK dan Hilirisasi Kelapa Sawit
| Kamis, 15 Januari 2026 | 04:10 WIB

KEK dan Hilirisasi Kelapa Sawit

Banyak KEK gagal karena hanya menyalin resep sukses dari KEK terdahulu tanpa menyesuaikan konteks lokal dan komoditas yang diusahakan.

Kala Pajak Tak Dibayar, Aset Saham Dikejar
| Kamis, 15 Januari 2026 | 04:05 WIB

Kala Pajak Tak Dibayar, Aset Saham Dikejar

Mengulik beleid baru Ditjen Pajak soal aturan sita dan jual aset saham, milik penunggak pajak       

Saham INCO Sudah Melampaui Target Konsensus, Masih Ada Ruang Naik atau Siap Koreksi?
| Rabu, 14 Januari 2026 | 10:06 WIB

Saham INCO Sudah Melampaui Target Konsensus, Masih Ada Ruang Naik atau Siap Koreksi?

Target harga rata-rata konsensus analis untuk saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 12 bulan ke depan ada di Rp 5.597.

Meneropong Prospek Saham PWON Lebih Jernih, Tak Cuma dari Pom-Pom Anak Purbaya
| Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43 WIB

Meneropong Prospek Saham PWON Lebih Jernih, Tak Cuma dari Pom-Pom Anak Purbaya

Sekitar 78%–79% pendapatan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berasal dari recurring income yang membuat emiten ini lebih tangguh.

Menakar Durabilitas Saham RMKO & RMKE di Tengah Target Ambisius Logistik Batubara
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:50 WIB

Menakar Durabilitas Saham RMKO & RMKE di Tengah Target Ambisius Logistik Batubara

Laju saham RMKO dan RMKE mesti ditopang katalis lanjutan, seperti ekspektasi pembagian dividen yang lebih besar serta potensi penambahan klien.

IHSG Tembus Rekor Psikologis 9.000, Antara January Effect & Ancaman Defisit Fiskal
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:36 WIB

IHSG Tembus Rekor Psikologis 9.000, Antara January Effect & Ancaman Defisit Fiskal

Kinerja tahunan IHSG tetap akan sangat ditentukan oleh rotasi sektor serta faktor spesifik dari masing-masing emiten.​

Outlook Pasar Saham Sepanjang Tahun 2026, di Antara Tiga Isu Utama
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:29 WIB

Outlook Pasar Saham Sepanjang Tahun 2026, di Antara Tiga Isu Utama

Sebenarnya motif penguasaan sumber daya menjadi alasan AS menguasai Venezuela dan beberapa wilayah lain termasuk Greenland Denmark.

INDEKS BERITA