PTDU Membukukan Kontrak Baru Rp 126,69 Miliar

Rabu, 07 Juli 2021 | 00:35 WIB
PTDU Membukukan  Kontrak Baru Rp 126,69 Miliar
[ILUSTRASI. Pembangunan gedung oleh kontraktor PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU).]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) sukses menggenjot kontrak baru pada semester I 2021. Emiten yang bergerak di bidang konstruksi dan perusahaan holding ini akan tetap agresif membidik sejumlah proyek untuk mengejar target kontrak baru di sepanjang tahun ini.

Direktur Treasury & Development PT Djasa Ubersakti Tbk, Pio Hizkia Wehantouw mengungkapkan, pihaknya berhasil mengantongi kontrak baru sebesar Rp 126,69 miliar pada semester pertama tahun ini. Realisasi tersebut tumbuh 163% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian kontrak baru itu bersumber dari sejumlah proyek, yakni pembangunan gedung Bidang Forensik Polri di Kalimantan Barat dan di Sulawesi Utara dengan nilai masing-masing Rp 33,57 miliar dan Rp 33,13 miliar. Kemudian tambahan kontrak baru dari proyek konstruksi pembangunan gedung penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senilai Rp 59,99 miliar.

Meski tumbuh signifikan secara tahunan, kontrak baru yang dikantongi Djasa Ubersakti belum separuh dari target yang ingin mereka capai di sepanjang tahun ini. Nilai kontrak baru Rp 126,69 miliar itu setara dengan 38,39% dari target kontrak tahun ini yang mencapai Rp 330 miliar.

Kendati begitu, PTDU masih yakin bisa mencapai target bisnis tahun ini. Sekalipun ada faktor pandemi Covid-19 yang belum terkendali dan kebijakan PPKM Darurat, Hizkia menyebutkan bahwa jasa kontraktor yang digarap PTDU masih tetap bisa beraktivitas dengan protokol kesehatan yang ketat. "Kami masih optimistis dengan target yang telah ditentukan sebelumnya. Tidak ada perubahan karena kami tetap melakukan aktivitas dan kami kejar dengan optimis," kata Hizkia kepada KONTAN, Senin (5/7).

Manajemen Djasa Ubersakti akan terus menggenjot perolehan kontrak baru pada semester kedua. Menurut Hizkia, proyek-proyek yang bisa mendatangkan kontrak baru dengan jumlah besar berada pada periode kuartal kedua, kuartal ketiga, dan kuartal keempat.

Meski tidak membeberkan perincian dana belanja modal (capex) yang disiapkan, Hizkia bilang, PTDU memiliki anggaran yang sangat longgar untuk bisa menopang rencana kerja di tahun ini. Pada kuartal I 2021, PTDU telah mengucurkan belanja modal sebesar Rp 3 miliar untuk pembelian kendaraan seiring dengan dimulainya sejumlah pengerjaan proyek. "Tergantung kami dapat proyeknya di mana, jadi memang standby. Bujet capex kami sangat longgar, jadi aman untuk support rencana bisnis," sebut Hizkia.
 

Bagikan

Berita Terbaru

Investasi dari Hobi,  Begini Cara Mengubah Koleksi Menjadi Mesin Uang
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:41 WIB

Investasi dari Hobi, Begini Cara Mengubah Koleksi Menjadi Mesin Uang

Seluruh komik yang tadinya dikoleksi Reza kini sudah dijual. Dari situ, justru komik fisik memiliki potensi besar untuk dijadikan aset investasi.

Direktur UUS Bank Pemata Rudy Basyir Ahmad, Penyintas Perang Kini Jadi Direktur
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:00 WIB

Direktur UUS Bank Pemata Rudy Basyir Ahmad, Penyintas Perang Kini Jadi Direktur

Mengikuti perjalanan hidup Rudy Basyir Ahmad hingga jadi Direktur Keuangan dan Direktur UUS Bank Permata​.

Buyback dan Rights Issue TOBA Dinilai Strategis, Sentimen Jangka Pendek Mixed
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:00 WIB

Buyback dan Rights Issue TOBA Dinilai Strategis, Sentimen Jangka Pendek Mixed

Analis menyebut langkah buyback dapat dibaca sebagai sinyal bahwa manajemen melihat valuasi saham TOBA saat ini berada di bawah nilai wajarnya.

Beban Membengkak, Laba Plaza Indonesia (PLIN) Tergerus 35,9%
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:21 WIB

Beban Membengkak, Laba Plaza Indonesia (PLIN) Tergerus 35,9%

Sejumlah pos beban jadi penekan laba bersih PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) di sepanjang tahun 2025. 

Bukalapak (BUKA) Membalikkan Rugi Jadi Laba Rp 3,14 Triliun Pada 2025
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:15 WIB

Bukalapak (BUKA) Membalikkan Rugi Jadi Laba Rp 3,14 Triliun Pada 2025

Realisasi laba bersih BUKA ditopang pertumbuhan pendapatan bersih 45,96% secara tahunan atau year on year (YoY) jadi Rp 6,51 triliun pada 2025.

Menjaga Integritas Sistem Perbankan
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:05 WIB

Menjaga Integritas Sistem Perbankan

Pertahanan sistem perbankan yang ada saat ini justru sudah ditentukan ketahanannya sebelum krisis tiba.​

Melemah 3,22% Dalam Sepekan, IHSG Terdampak Sentimen Perang AS-Iran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:05 WIB

Melemah 3,22% Dalam Sepekan, IHSG Terdampak Sentimen Perang AS-Iran

Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Strategi Meracik Saham Jelang Libur Lebaran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:59 WIB

Strategi Meracik Saham Jelang Libur Lebaran

Tips meracik strategi investasi saham di tengah minimnya sentimen positif IHSG dan menjelang libur Lebaran.

Penghematan
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:35 WIB

Penghematan

Ditengah potensi defisit anggaran yang makin melebar imbas konflik Timur Tengah, pemerintah membuka opsi untuk melakukan penghematan.

Meracik Saham Jelang Libur Lebaran
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:31 WIB

Meracik Saham Jelang Libur Lebaran

Tips meracik strategi investasi saham di tengah minimnya sentimen positif IHSG dan menjelang libur Lebaran.

INDEKS BERITA

Terpopuler