Puluhan Juta dari Gerobak Padang yang Berkeliling
Waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang, Sabrina Martha baru saja menutup laptop dan bergegas ke luar kantornya. Di seberang jalan, tepatnya di bawah rindang pohon ketapang, sebuah gerobak nasi padang Si Paling Padang Keliling terparkir rapi.
Tak butuh waktu lama, Sabina, begitu panggilan akrabnya, langsung menyapa pramusaji gerobak warung nasi padang keliling tersebut. Sabina memesan menu rendang kesukaannya. Ia tahu, kalau terlambat sedikit saja, rendang di gerobak itu akan tinggal cerita alias habis.
