Rasa Baru Pada Indeks Pefindo 25

Kamis, 31 Januari 2019 | 05:50 WIB
Rasa Baru Pada Indeks Pefindo 25
[]
Reporter: Aldo Fernando, Auriga Agustina | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Indonesia (Pefindo) mulai mengubah cara seleksi saham pengisi indeks Pefindo25. Cara seleksi baru ini mulai digunakan untuk menyaring susunan baru anggota indeks tersebut, yang akan berlaku pada 1 Februari-31 Juli 2019.

Fikri C Permana, Ekonom Pefindo menjelaskan, perubahan paling signifikan adalah soal batas maksimal aset perusahaan yang masuk indeks Pefindo25, dari sebelumnya maksimal Rp 5 triliun menjadi senilai Rp 10 triliun. "Kebijakan tersebut dilakukan karena skala ekonomi saat ini berubah," kata dia, kemarin.

Fikri menambahkan, ini untuk mengakomodir nilai perusahaan small medium enterprise (SME) sesuai dengan perkembangan dan skala ekonomi saat ini.

Selain itu, bila sebelumnya Pefindo menyeleksi saham dalam satu layer. Kini, Pefindo menyaring konstituen dalam dua layer. Sebelumnya, konstituen yang masuk ke dalam indeks Pefindo25 langsung disesuaikan dengan lima indikator, yakni aset, return on equity (ROE), opini akuntan serta likuiditas.

"Saat ini kami memasukkan total aset dan UMA menjadi satu layer, setelah disaring baru hasilnya masuk ke layer selanjutnya, yaitu aspek bisnis dan aspek likuiditas," jelas Fikri. Pefindo tidak lagi menggunakan ROE, tapi menggunakan return on asset (ROA) dan return on investment (ROI).

Ini merupakan tolak ukur untuk melihat kondisi bisnis suatu perusahaan. "Kami dapatkan sesuai riset dan hasil diskusi kami dengan pelaku pasar keuangan," ujar Fikri, Rabu (30/1).

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, saham-saham dalam indeks Pefindo25 rata-rata memiliki kinerja fundamental yang positif. Dengan hitungan baru akan semakin menarik bagi investor memantau saham dalam indeks ini.

Bagikan

Berita Terbaru

Perang AS-Iran Memanas, Harga Batubara Sudah Tembus US$ 145 per Ton
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:58 WIB

Perang AS-Iran Memanas, Harga Batubara Sudah Tembus US$ 145 per Ton

Harga batubara di pasar global terus menunjukkan penguatan signifikan di tengah tensi geopolitik di Timur Tengah.

Petinggi Negara di Timur Tengah Bahas Serangan Iran ke Kilang, Harga Minyak Melonjak
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:42 WIB

Petinggi Negara di Timur Tengah Bahas Serangan Iran ke Kilang, Harga Minyak Melonjak

Di sepanjang tahun berjalan 2026, harga minyak WTI sudah melambung 68,73%. Sedangkan harga minyak Brent sudah melejit 80,59%. .​

Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun Terakhir
| Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB

Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun Terakhir

Jelang Lebaran 2026, transaksi QRIS diprediksi melonjak drastis. GoPay, AstraPay, dan LinkAja ungkap pertumbuhan fantastis. Simak pemicu utamanya!

Kinerja Portofolio Investasi Moncer di Awal Tahun, Saham SRTG Bakal Ikut Naik?
| Jumat, 20 Maret 2026 | 14:25 WIB

Kinerja Portofolio Investasi Moncer di Awal Tahun, Saham SRTG Bakal Ikut Naik?

Saratoga membukukan lonjakan keuntungan neto dari investasi saham dan efek lainnya hingga 180,04% menjadi Rp 4,14 triliun.

Terbesar Dalam Sejarah: IEA Gelontorkan 426 Juta Barel Minyak Cadangan Darurat
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB

Terbesar Dalam Sejarah: IEA Gelontorkan 426 Juta Barel Minyak Cadangan Darurat

IEA mengucurkan 426 juta barel cadangan minyak darurat. Ini langkah kolektif terbesar, menekan harga WTI dan Brent.

Gempuran Mobil China Makin Ngeri, Pangsa Pasar Astra (ASII) Anjlok di Bawah 50%
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gempuran Mobil China Makin Ngeri, Pangsa Pasar Astra (ASII) Anjlok di Bawah 50%

Selain digencet merek China, Astra juga digempur pabrikan Jepang lainnya yang agresif memasarkan kendaraannya. 

Tak Dibebani Saham Big Banks, Investor di Reksadana Campuran Syariah Menang Banyak
| Jumat, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

Tak Dibebani Saham Big Banks, Investor di Reksadana Campuran Syariah Menang Banyak

Kue pasar produk investasi berbasis syariah di Indonesia masih sangat besar seiring membeludaknya animo masyarakat.

Banding-Banding Layanan Cicil Emas di Bank BSI, Muamalat, dan BCA Syariah
| Jumat, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Banding-Banding Layanan Cicil Emas di Bank BSI, Muamalat, dan BCA Syariah

Cicil emas berbasis syariah mengikuti prinsip akad murabahah: harganya disepakati oleh kedua pihak di awal transaksi.

Tak Hanya Suku Bunga, Pasar Saham Ditentukan Kredibilitas BI Jaga Stabilitas Rupiah
| Jumat, 20 Maret 2026 | 10:34 WIB

Tak Hanya Suku Bunga, Pasar Saham Ditentukan Kredibilitas BI Jaga Stabilitas Rupiah

Keputusan BI menahan suku bunga dinilai akan membuat pasar saham cenderung sideways dengan bias defensif.

Kucurkan Dana Triliunan, Emiten Blue Chip Gelar Buyback Saham
| Jumat, 20 Maret 2026 | 10:06 WIB

Kucurkan Dana Triliunan, Emiten Blue Chip Gelar Buyback Saham

Hingga pertengahan Maret tahun ini, sudah ada beberapa emiten yang sedang dan berencana melaksanakan aksi buyback saham.​

INDEKS BERITA

Terpopuler