Rasio Kredit Macet Perbankan Meningkat

Senin, 18 Maret 2019 | 07:50 WIB
Rasio Kredit Macet Perbankan Meningkat
[]
Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan terus melakukan bersih-bersih kredit macet dan peningkatan kualitas aset. Cara ini dilakukan untuk memperbaiki rasio non performing loan (NPL) net agar lebih rendah setelah adanya risiko peningkatan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Ambil contoh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang per akhir 2018 lalu sempat mencatatkan peningkatan NPL net menjadi 0,85% dari tahun sebelumnya 0,70%. NPL net merupakan kredit berstatus macet dibandingkan total kredit yang disalurkan. Meski begitu rasio NPL gros BNI tetap mengalami perbaikan menjadi 1,9% dari tahun 2017 yang menyentuh 2,26%. NPL gross membandingkan jumlah kredit, tidak hanya yang macet tetapi juga yang kurang lancar dan diragukan, terhadap total kredit.

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, posisi NPL net BNI sudah sejalan dengan ekspektasi terjaga di bawah 1%. "Tahun 2019, NPL net kami proyeksikan membaik seiring perbaikan kualitas kredit yang dibarengi dengan rencana kami menaikkan coverage ratio sampai akhir tahun 2019," tuturnya, Jumat (15/3).

Tahun ini rasio pencadangan atau coverage ratio BNI dipatok naik hingga ke 155%. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan bantalan akhir 2018 sebesar 152%.

Sementara itu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga berniat memperbaiki posisi NPL net tahun ini. Meski belum mengumumkan kinerja akhir 2018, Direktur Resiko, Strategi dan Kepatuhan BTN Mahelan Prabantarikso membeberkan posisi NPL net BTN berada di level 2,35%. Angka itu lebih tinggi daripada posisi NPL neto di tahun 2017 yang sebesar 1,66%.

Kendati begitu, Mahelan optimistis tahun ini pihaknya mampu menekan ke posisi lebih rendah. "Fokus perbaikan pada perbaikan kolektibilitas 2, atau kredit yang tertunggak hingga 90 hari, dan kol 5 (kredit macet yang tertunggak lebih dari 180 hari)," kata Mahelan, Minggu (17/3).

Di sisi lain, PT Bank OCBC NISP Tbk juga mencatat peningkatan NPL net akhir tahun 2018 lalu menjadi 0,82% dibanding tahun sebelumnya 0,72%.

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, target NPL net memang dipatok maksimal 1%. Tahun 2018 dan 2019 merupakan masa yang menantang bagi perbankan lantaran risiko kredit cukup tinggi. Hal ini berkaitan erat dengan kondisi makro domestik maupun situasi global.

OCBC NISP akan fokus jaga NPL dengan seleksi lebih ketat pemberian kredit hingga pembentukan cadangan yang cukup.

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:13 WIB

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal di tahun 2026 bisa tembus Rp 250 triliun.

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

INDEKS BERITA

Terpopuler