Raup Rp 225 Miliar dari IPO, Bliss Properti (POSA) Siap Menggelar Ekspansi

Sabtu, 11 Mei 2019 | 10:46 WIB
Raup Rp 225 Miliar dari IPO, Bliss Properti (POSA) Siap Menggelar Ekspansi
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bliss Properti Indonesia Tbk resmi menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/5). Menyandang kode saham POSA, pengembang properti pusat perbelanjaan di daerah ini mengantongi dana initial public offering (IPO) Rp 255 miliar.

Seiring dengan penjualan saham perdana, Bliss Properti menawarkan pemanis 2,29 juta waran seri I, atau 34,31% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Manajemen Bliss akan menggunakan 79% dari dana IPO untuk modal kerja perseroan, terutama anak usaha. Misalnya, untuk membiayai operasional pusat perbelanjaan, perawatan gedung dan peralatan, serta membayar kewajiban seperti kepada pemasok dan vendor.

Lalu, 21% dana IPO untuk belanja modal. Dari dana ini, 82% untuk penyelesaian Jambi City Center (JCC) dan sisa 12% untuk renovasi Lombok City Center (LCC).

Sedangkan dana penjualan waran bakal digunakan untuk modal kerja, berupa pembiayaan operasional pusat perbelanjaan, perawatan gedung dan peralatan dan membayar kewajiban lainnya.

Direktur Utama Bliss Properti Indonesia Johardy Lambert berharap, pihaknya dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan berkontribusi positif ke pemegang kepentingan lewat IPO.

Sementara itu, Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) I Nyoman Gede Yetna mengatakan, salah satu tantangan perusahaan yang mengoperasikan pusat perbelanjaan dan hotel berbintang yang tersambung dengan pusat perbelanjaan adalah kompetisi dengan perdagangan online.

Sebagai informasi, Bliss yang berdiri pada 2010 ini bergerak di sektor properti, yaitu pusat perbelanjaan dan hotel. Bliss Properti mengelola pusat perbelanjaan di kota Ambon, yaitu Ambon City Center.

Kemudian, melalui anak perusahaannya, Bliss Properti mengelola pusat perbelanjaan di Ponorogo, Lombok, Tanjung Pinang dan Jambi. Selain pusat perbelanjaan, anak perusahaan Bliss Properti, PT Pusat Bisnis Ponorogo juga memiliki sebuah hotel di Ponorogo.

Dalam hajatan IPO kemarin, saham POSA yang ditawarkan Rp 150 langsung meloncat 69% ke Rp 254 per saham.

Bagikan

Berita Terbaru

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor
| Rabu, 08 April 2026 | 09:00 WIB

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor

Secara bisnis, DSSA sedang dalam mode ekspansif demi mempertebal portofolio EBT sekaligus melebarkan sayap di infrastruktur digital. 

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?
| Rabu, 08 April 2026 | 08:52 WIB

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?

Penerbitan obligasi korporasi justru naik saat ekonomi melambat. Pefindo ungkap alasan di balik strategi refinancing emiten.

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026
| Rabu, 08 April 2026 | 08:49 WIB

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026

Ia memastikan, aturan revisi pajak penghasilan (PPh) final untuk pelaku UMKM akan segera diterbitkan dalam waktu dekat

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah
| Rabu, 08 April 2026 | 08:43 WIB

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah

Surplus tersebut akan disetorkan BI kepada pemerintah setelah proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG
| Rabu, 08 April 2026 | 07:45 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG

 Sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi masih akan menekan pergerakan IHSG hari ini.

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis
| Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis

DEWA raup laba bersih Rp 4,31 triliun di 2025. Namun, laba 2026 diprediksi normalisasi. Cek strategi baru DEWA untuk tetap untung.

Rupiah Melemah, Emiten dengan Utang Dolar AS Bisa Tercekik
| Rabu, 08 April 2026 | 07:39 WIB

Rupiah Melemah, Emiten dengan Utang Dolar AS Bisa Tercekik

Liabilitas dolar AS membayangi kinerja laba bersih banyak emiten, terutama emiten yang punya utang dolar AS.

Menakar Untung, Rugi, dan Risiko Dividen Tunai Plus Bonus Saham Cinema XXI (CNMA)
| Rabu, 08 April 2026 | 07:30 WIB

Menakar Untung, Rugi, dan Risiko Dividen Tunai Plus Bonus Saham Cinema XXI (CNMA)

CNMA tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 1,81 triliun per Desember 2025, turun 10,39% dari Desember 2024 yang Rp 2,02 triliun.

Gencatan Senjata Saat Rupiah Ambruk, Asing Kabur, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 08 April 2026 | 07:29 WIB

Gencatan Senjata Saat Rupiah Ambruk, Asing Kabur, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

​Kaburnya asing dan anjloknya rupiah akan mewarnai pergerakan bursa saham hari ini. AS dan Iran sepakat gencatan senjata selama dua pekan.

Superior Prima Sukses (BLES) Fokus Optimalisasi Utilitas Produksi
| Rabu, 08 April 2026 | 06:20 WIB

Superior Prima Sukses (BLES) Fokus Optimalisasi Utilitas Produksi

Dengan kapasitas produksi yang telah diperluas, efisiensi biaya yang semakin baik serta jaringan distribusi yang semakin kuat

INDEKS BERITA

Terpopuler