Realisasi KPR Tertekan, Indikasi Lesunya Ekonomi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan daya beli masyarakat tampak semakin nyata. Lihat saja, laju penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) semakin seret seiring dengan anjloknya penjualan rumah di triwulan pertama tahun ini.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding KPR per Maret 2026 hanya tumbuh 4,79% secara tahunan. Sementara di periode yang sama tahun sebelumnya, outstanding masih tumbuh 16,31% secara tahunan.
