Reli Harga Saham AUTO Sebelum Pengumuman VTO, Ada Sinyal Insider Trading?

Rabu, 02 September 2026 | 05:52 WIB
Reli Harga Saham AUTO Sebelum Pengumuman VTO, Ada Sinyal Insider Trading?
[ILUSTRASI. PT Astra Otoparts Tbk adalah anak usaha dari Astra International di GIIAS 2025 (KONTAN/Muradi)]
Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan signifikan bahkan sebelum PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengumumkan rencana voluntary tender offer (VTO). Hal ini menjadi perhatian pasar karena ASII baru mengumumkan rencana pembelian maksimal 238,44 juta saham AUTO atau setara 4,97% dari modal ditempatkan dan disetor seharga 3.600 pada kemarin.

Yang menarik, reli harga saham AUTO sudah jauh lebih dulu dibandingkan rencana VTO tersebut, banyak yang mengaitkan rencana VTO ini dengan kenaikan harga yang signifikan sejak awal Juli. Yesaya Christofer, CEO dan Founder Yes Invest bilang penguatan yang terjadi pada saham AUTO masih bisa dianggap wajar karena memang secara fundamental perusahaan ini cukup solid. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Transaksi Valuta Asing Perbankan Masih Terus Menanjak
| Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Transaksi Valuta Asing Perbankan Masih Terus Menanjak

Bank Indonesia mencatat volume transaksi pasar valas sepanjang tujuh bulan pertama 2026 mencapai US$ 87,11 juta, meningkat 25,37% secara tahunan

Sejumlah Bank Masih Memupuk Pencadangan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:25 WIB

Sejumlah Bank Masih Memupuk Pencadangan

​NPL turun, tapi bank tetap perkuat pencadangan di tengah ekspansi kredit dan ketidakpastian ekonomi.

Data Ekonomi Jadi Perhatian Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (2/9)
| Rabu, 02 September 2026 | 06:24 WIB

Data Ekonomi Jadi Perhatian Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (2/9)

Sejumlah data ekonomi jadi perhatian pasar. Inflasi Indonesia Agustus 2026 meningkat menjadi 3,19% secara tahunan, dari 2,88% bulan sebelumnya.

Syarat Modal Bagi Unitlink Makin Berat
| Rabu, 02 September 2026 | 06:16 WIB

Syarat Modal Bagi Unitlink Makin Berat

Aturan modal berpotensi mengurangi jumlah unitlink.                                                      

Destry, Aida, dan Solikin Ucapkan Sumpah Hari Ini
| Rabu, 02 September 2026 | 06:15 WIB

Destry, Aida, dan Solikin Ucapkan Sumpah Hari Ini

Mantan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berharap Dewan Gubernur BI dapat memperkuat mandat BI dalam menjaga stabilitas

Pergerakan Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak
| Rabu, 02 September 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (1/9). Rupiah turun 0,12% ke level Rp 17.744 per dolar AS

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat
| Rabu, 02 September 2026 | 06:04 WIB

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak sepanjang Januari-Agustus 2026 tumbuh 24,1%

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) perlu meningkatkan volume produksi dan peningkatan produktivitas kebun

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan

Kecelakaan berupa kapal tenggelam, terbalik, terbakar hingga tabrakan, dapat memicu klaim besar, baik total loss maupun partial loss.

Prospek Neraca Dagang Indonesia Masih Rapuh
| Rabu, 02 September 2026 | 05:56 WIB

Prospek Neraca Dagang Indonesia Masih Rapuh

Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 surplus tipis, mencapai US$ 121,9 juta                  

INDEKS BERITA