Rhenald Kasali Mengundurkan Diri dari Indomobil Finance Indonesia

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:26 WIB
Rhenald Kasali Mengundurkan Diri dari Indomobil Finance Indonesia
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rhenald Kasali mengundurkan diri dari jabatannya selaku komisaris independen di PT Indomobil Finance Indonesia (Indomobil Finance). Hal tersebut tercantum dalam situs PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Selasa (25/6).

Dalam keterangan tertulisnya, Jusak Kertowidjojo selaku Presiden Direktur dan Gunawan Wakil Presiden Direktur Indomobil Finance Indonesia menyatakan pihaknya menerima surat pengunduran diri Rhenald Kasali pada 26 Maret silam.

Pengunduran diri Rhenald Kasali tersebut akan berlaku efektif setelah diadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) perusahaan guna membahas pengunduran diri tersebut.

Keterlibatan Rhenald Kasali pada Indomobil Finance memang terhitung sudah cukup lama. Direktur Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini sudah menjabat sebagai komisaris independen di Indomobil Finance sejak tahun 2004.

Rhenald saat ini juga menduduki posisi ketua komite audit Indomobil Finance, bersama Asto Kristanto dan Maritha Simbolon.

Sedikit gambaran tentang Indomobil Finance, perusahaan ini merupakan cucu usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Adapun induk langsung dari Indomobil Finance adalah PT Indomobil Multi Jasa Tbk.

Bagikan

Berita Terbaru

Fundamental Kuat, Prospek Phapros (PEHA) Masih Sehat
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:42 WIB

Fundamental Kuat, Prospek Phapros (PEHA) Masih Sehat

Prospek PT Phapros Tbk (PEHA) pada 2026 dinilai semakin membaik seiring perbaikan fundamental kinerja dan fokus bisnis ke produk bermargin tinggi.

MSCI Effect Menghantam Saham Konglomerasi, Duo Indofood ICBP dan INDF Justru Menari
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:39 WIB

MSCI Effect Menghantam Saham Konglomerasi, Duo Indofood ICBP dan INDF Justru Menari

Jauh sebelum badai MSCI menghantam IHSG, saham INDF dan ICBP sejatinya sudah berada di fase bearish.

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Menuntaskan Akuisisi Saham PADA
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:37 WIB

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Menuntaskan Akuisisi Saham PADA

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) telah membeli sekitar 1,68 juta saham PADA di harga Rp 63 per saham.  

Saham EXCL Paling Banyak Dibeli Investor Asing, Vanguard & Dimensional Tambah Muatan
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:10 WIB

Saham EXCL Paling Banyak Dibeli Investor Asing, Vanguard & Dimensional Tambah Muatan

Investor asing tertarik dengan EXCL seiring potensi perbaikan kinerja setelah proses merger dengan Smartfren Telecom selesai.

Kurs Rupiah Menguat 0,26% Lawan Dolar AS, Ada Apa di Baliknya?
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:45 WIB

Kurs Rupiah Menguat 0,26% Lawan Dolar AS, Ada Apa di Baliknya?

Penguatan rupiah didorong oleh membaiknya sentimen risiko (risk-on) di pasar global akibat berita kesepakatan tarif antara AS dengan India.

IFEX 2026 Bidik Transaksi US$ 320 Juta
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:41 WIB

IFEX 2026 Bidik Transaksi US$ 320 Juta

HIMKI menargetkan nilai transaksi langsung (on the spot) IFEX 2026 mencapai US$ 320 juta, banhkan potensinya bisa lebih.

Merancang Peta Jalan Bisnis Keramik
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:37 WIB

Merancang Peta Jalan Bisnis Keramik

Saat ini Indonesia memiliki 36 perusahaan keramik dengan total kapasitas terpasang sebesar 650 juta meter persegi (m²).

Ada Tanda Permintaan Kredit Mulai Bergerak
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:35 WIB

Ada Tanda Permintaan Kredit Mulai Bergerak

​Suku bunga INDONIA kembali naik pada awal Februari 2026, menandakan aktivitas PUAB kian menguat seiring meningkatnya kebutuhan likuiditas bank

Pertamina EP Jadwalkan Pengeboran Sumur Baru
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:34 WIB

Pertamina EP Jadwalkan Pengeboran Sumur Baru

Pertamina EP Pangkalan Susu Field aktif melakukan well intervention pada beberapa sumur.untuk genjot produksi

Layanan Kereta Premium KAI Semakin Diminati
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:31 WIB

Layanan Kereta Premium KAI Semakin Diminati

Sepanjang Januari 2026, jumlah pelanggan layanan premium ini mencapai 4.273 orang, tumbuh 74,1% dibandingkan Januari 2025

INDEKS BERITA

Terpopuler