Risiko Gagal Bayar Paylater Membengkak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di balik tingginya pertumbuhan kredit Buy Now Pay Later (BNPL), tersimpan bahaya laten gagal bayar yang menggemuk. Kondisi ekonomi yang tak pasti, memperburuk risiko kredit produk ini.
Perusahaan biro kredit swasta, PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) mencatat, total outstanding kredit paylater dari perbankan, multifinance, hingga pinjaman daring mencapai Rp 56,3 triliun per Februari 2026. Angka ini melompat 86,7% secara tahunan, jauh melampaui kenaikan kredit konsumtif konvensional.
