Ruang Pertumbuhan Produk Tradisional Menyempit
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan produk asuransi jiwa tradisional tertekan di awal tahun 2026, setelah menjadi tulang punggung industri dalam beberapa tahun terakhir. Tekanan daya beli yang berpotensi semakin berat, memberi tantangan tak mudah bagi pelaku industri.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat premi asuransi jiwa tradisional di kuartal I-2026 terkoreksi 2,9% secara tahunan menjadi Rp 30,10 triliun. Pengamat asuransi, Wahju Rohmanti menilai, pelemahan daya beli menjadi faktor utama yang menekan permintaan.
