Rupiah Digoyang Sejenak Wajib Olah Hasil Tambang

Rabu, 02 Februari 2022 | 08:21 WIB
Rupiah Digoyang Sejenak Wajib Olah Hasil Tambang
[ILUSTRASI. Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU]
Reporter: Achmad Jatnika, Bidara Pink | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Beleid pemerintah yang mewajibkan  pengolahan hasil tambang mineral dan batubara (hilirisasi) bak pedang bermata dua. Jangka panjang, regulasi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil sumber daya alam itu bisa berefek  positif bagi ekonomi Indonesia.. Tapi jika tidak siap, beleid ini bisa menggoyahkan kekuatan rupiah di jangka pendek.

Sebagai catatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menggeber hilirisasi sejumlah hasil tambang mineral sejak tahun 2015. Bahan tambang yang wajib diolah di dalam negeri antara lain nikel, bauksit, tembaga, serta timah. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Batubara Tambahan untuk Sokong PLN
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:47 WIB

Batubara Tambahan untuk Sokong PLN

Dalam RDP tersebut, Darmawan juga mendapat pertanyaan terkait penyebab pemadaman bergilir yang sempat menghebohkan publik

B50 Bisa Mengerek  Impor Minyak Mentah
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:44 WIB

B50 Bisa Mengerek Impor Minyak Mentah

Pertamina telah mendistribusikan BBM jenis B50 sebanyak 37,92 juta kiloliter ke sejumlah wilayah di Tanah Air

Nilai Tukar Rupiah Melemah Terus, Apa Pemicu Utama Tekanannya?
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:45 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Terus, Apa Pemicu Utama Tekanannya?

Rupiah melemah 3 hari berturut-turut hingga Rp 17.995 per dolar AS. Peringatan Fitch Ratings dan defisit perdagangan jadi pemicu utama

Investor Reksadana: Ini Kunci Pemulihan di Semester II-2026
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:30 WIB

Investor Reksadana: Ini Kunci Pemulihan di Semester II-2026

Reksadana pasar uang satu-satunya yang cetak return positif 1,87% YTD di tengah tekanan pasar. Temukan alasan dan strateginya

Tahun Ajaran Baru Mengerek Industri Kertas
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:29 WIB

Tahun Ajaran Baru Mengerek Industri Kertas

Permintaan pada periode ini umumnya dapat meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan periode normal.

Usai Rebound, IHSG di Akhir Pekan Ini (3/7) Kembali Rawan Koreksi
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:21 WIB

Usai Rebound, IHSG di Akhir Pekan Ini (3/7) Kembali Rawan Koreksi

Potensi koreksi terbatas membayangi IHSG Jumat ini. Simak level support dan resistance kunci agar tidak salah langkah hari ini.

Profit Taking Saham AI Picu Rotasi Dana Asing
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:17 WIB

Profit Taking Saham AI Picu Rotasi Dana Asing

Reli saham AI di Asia berakhir, profit taking capai US$137 miliar. Pahami risikonya dan sektor yang terdampak kini.

Industri Makanan dan Minuman Ingin Tumbuh 7% di Tahun Ini
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:15 WIB

Industri Makanan dan Minuman Ingin Tumbuh 7% di Tahun Ini

Sebagian segmen bisnis F&B masih mencatat pertumbuhan yang solid, sementara segmen lain tumbuh moderat.

Saham Blue Chip Diskon Besar, Tetap Cermati Jebakan Value Trap!
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:14 WIB

Saham Blue Chip Diskon Besar, Tetap Cermati Jebakan Value Trap!

Saham blue chip kini diperdagangkan di bawah rata-rata historis. Jangan tergiur diskon, ini cara bedakan valuasi menarik dari value trap.

Masa Depan ISAT: AI dan Data Jadi Kunci Mendorong Kinerja?
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:00 WIB

Masa Depan ISAT: AI dan Data Jadi Kunci Mendorong Kinerja?

Bisnis AI dan pertumbuhan data Indosat diprediksi jadi penopang kinerja ISAT. Pelajari bagaimana strategi ini dapat mendorong kinerjanya.

INDEKS BERITA

Terpopuler