Rupiah Hari Ini (8/6) Bakal Digerakkan Data Inflasi Amerika Serikat

Rabu, 08 Juni 2022 | 04:30 WIB
Rupiah Hari Ini (8/6) Bakal Digerakkan Data Inflasi Amerika Serikat
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah akan melemah terbatas terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/6). Pelaku pasar masih mengkhawatirkan inflasi AS yang akan dirilis di akhir pekan ini. 

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, data laporan tenaga kerja AS yang dirilis akhir pekan lalu menandakan jika akan ada potensi kenaikan suku bunga lebih tinggi. "Investor sekarang menunggu indeks harga konsumen dan inflasi AS, sebagai petunjuk jalur kenaikan suku bunga yang akan dirilis pada pekan depan," kata dia. 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, kurs dollar AS juga kembali menguat karena Gubernur Bank of Japan mengatakan akan tetap memberi stimulus moneter. "Sejalan dengan penguatan dollar AS terhadap mata uang utama, yield US treasury naik," ucap dia. 

Baca Juga: Inilah Kurs Dollar-rupiah di BRI Jelang Tengah Hari ini, Selasa 7 Juni 2022

Ibrahim memprediksi kurs rupiah akan berada di Rp 14.400-Rp 14.500 hari ini. Sedangkan Josua memperkirakan, rupiah akan bergerak di antara Rp 14.400-Rp 14.500. 

Selasa (7/6), kurs spot rupiah turun tipis 0,06% ke Rp 14.454. Sementara kurs Jisdor Bank Indonesia hanya melemah 0,01% ke Rp 14.464 per dollar AS.

Bagikan

Berita Terbaru

Reksadana Primadona Saat Ketidakpastian Melanda di Awal Tahun 2026
| Minggu, 26 April 2026 | 14:10 WIB

Reksadana Primadona Saat Ketidakpastian Melanda di Awal Tahun 2026

Pasar modal bergejolak, tapi ada cara lindungi modal Anda. Reksadana pasar uang tawarkan stabilitas di tengah ketidakpastian.

Pendapatan Naik, Laba DCI Indonesia Tertekan Lonjakan Beban
| Minggu, 26 April 2026 | 14:02 WIB

Pendapatan Naik, Laba DCI Indonesia Tertekan Lonjakan Beban

Pendapatan DCII melesat 10,92%, tapi laba justru anjlok. Temukan penyebab di balik fenomena ini dan dampaknya pada saham DCII.

NAYZ Punya Bos Baru, Perusahaan Asal Singapura Mencaplok 41,18% Saham
| Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

NAYZ Punya Bos Baru, Perusahaan Asal Singapura Mencaplok 41,18% Saham

Saiko Consultancy akan menjadi pengendali baru NAYZ, membawa potensi besar bagi saham makanan bayi ini.

Rupiah Memburuk, Investor Asing Kabur, IHSG Ambruk
| Minggu, 26 April 2026 | 13:41 WIB

Rupiah Memburuk, Investor Asing Kabur, IHSG Ambruk

IHSG ambruk 6,61% sepekan, investor asing lepas Rp 2 triliun. Kalkulasi terbaru menunjukkan risiko kerugian yang harus diwaspadai.

Dividen Jumbo Menanti, Simak Emiten yang Siap Menebar Cuan Pekan Depan
| Minggu, 26 April 2026 | 11:58 WIB

Dividen Jumbo Menanti, Simak Emiten yang Siap Menebar Cuan Pekan Depan

Waspada dividen trap! Jangan sampai modal Anda tergerus setelah menikmati dividen. Ketahui strategi menghindarinya.

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank
| Minggu, 26 April 2026 | 09:05 WIB

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank

Tergiur pada bunga tinggi bisa berujung dana simpanan raib. Simak cara memeriksa produk perbankan!  

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus
| Minggu, 26 April 2026 | 07:35 WIB

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus

Kinerja Bitcoin lebih unggul ketimbang emas selama perang di Timur Tengah. Perubahan fundamental atau sekadar kebetulan teknikal?

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
INDEKS BERITA