Rupiah Menguat, Dollar AS Terkena Aksi Ambil Untung

Jumat, 14 Januari 2022 | 05:00 WIB
Rupiah Menguat, Dollar AS Terkena Aksi Ambil Untung
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs spot rupiah menguat 0,2% menjadi Rp 14.295 per dollar AS pada Kamis (13/1). Sedangkan kurs tengah Jisdor cenderung flat, cuma turun tipis 0,06% menjadi Rp 14.311 per dollar AS.

Pelaku pasar memang mengkhawatirkan inflasi AS yang mencapai 7%. Tingginya inflasi bisa memacu kenaikan bunga AS lebih cepat. "Hanya saja, karena pasar inflasi sudah memperkirakan inflasi tinggi, sebagian besar investor melakukan aksi profit taking dengan menjual dollar AS," kata Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, Kamis (13/1).

Hari ini, pergerakan rupiah masih tetap dibayangi data ekonomi AS. Negeri Paman Sam antara lain masih akan merilis data penjualan ritel, yang diprediksi stagnan dan sejumlah data lain.

Menurut Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin, nasib rupiah akan bergantung pada bagaimana reaksi pasar menyikapi rilis data tersebut.

Nanang memperkirakan rupiah akan diperdagangkan antara Rp 14.240-Rp 14.325 per dollar AS hari ini. Sementara menurut analisa Josua, kurs rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.225-Rp 14.325 per dollar AS.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Asuransi Manfaatkan Perpanjangan Waktu Pelaporan SLIK
| Rabu, 29 April 2026 | 04:50 WIB

Asuransi Manfaatkan Perpanjangan Waktu Pelaporan SLIK

OJK memberikan perpanjangan waktu bagi perusahaan asuransi dalam mengimplementasikan kewajiban pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)

Stimulus Kredit Terganjal Lesunya Permintaan
| Rabu, 29 April 2026 | 04:30 WIB

Stimulus Kredit Terganjal Lesunya Permintaan

Ketidakpastian ekonomi membuat pelaku usaha menahan diri untuk mencairkan kredit.                        

Perusahaan Gas Negara (PGAS) Pelan-Pelan Merogoh Belanja
| Rabu, 29 April 2026 | 04:20 WIB

Perusahaan Gas Negara (PGAS) Pelan-Pelan Merogoh Belanja

Realisasi capex PGN pada kuartal I-2026 ini mayoritas digunakan untuk segmen eksplorasi dan produksi migas, yakni US$ 17,53 juta.

Pendanaan Proyek ESG Lewat Urun Dana Mulai Ramai
| Rabu, 29 April 2026 | 04:15 WIB

Pendanaan Proyek ESG Lewat Urun Dana Mulai Ramai

ESG bukan sekadar tren jangka pendek. Melainkan mulai masuk ke dalam proses pengembangan awal di industri urun dana.

Prospek Bisnis CPO Terdorong Program B50
| Rabu, 29 April 2026 | 04:10 WIB

Prospek Bisnis CPO Terdorong Program B50

Produksi CPO nasional masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk tambahan kebutuhan dari program B50

Menanti Tuah Stimulus Meredam Harga Plastik
| Rabu, 29 April 2026 | 04:00 WIB

Menanti Tuah Stimulus Meredam Harga Plastik

Harapan pelaku usaha adalah adanya revisi terhadap biaya pajak impor bahan baku plastik agar harga jual akhir produk tidak semakin mahal.

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan
| Selasa, 28 April 2026 | 10:05 WIB

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan

Dua jangkar penentu nasib rupiah: kepercayaan pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintah dan kredibilitas otoritas moneter.

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan
| Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan

Analis menilai outlook sektor unggas masih positif, tetapi pertumbuhannya akan alami perlambatan dibandingkan tahun 2025.

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya
| Selasa, 28 April 2026 | 09:28 WIB

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya

Investor mesti tetap mewaspadai potensi membengkaknya pos cadangan kerugian pinjaman dan biaya dana.

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik
| Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik

Pemerintah akan segera membahas rencana pemberian stimulus bagi industri yang terdampak kenaikan harga plastik

INDEKS BERITA