Rusia Siapkan Sanksi Hukum Terbaru bagi Raksasa Teknologi

Selasa, 29 Juni 2021 | 00:04 WIB
Rusia Siapkan Sanksi Hukum Terbaru bagi Raksasa Teknologi
[ILUSTRASI. Video call group Telegram]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - MOSKOW.  Rusia, Senin (28/6) mengajukan tuntutan baru terhadap sejumlah raksasa teknologi dunia. Mengutip pemberitaan kantor berita Interfax, Rusia menuding Facebook, Google, Telegram dan Twitter gagal menghapus konten yang melanggar hukum.

Gugatan ini menyusul sejumlah langkah yang diambil Moskow dalam beberapa bulan terakhir untuk mengatur dan mengekang kekuatan media sosial dan raksasa teknologi.  Kremlin menyebut langkah-langkah itu merupakan bagian dari upaya mencegah campur tangan asing dalam urusan Rusia, memberlakukan serangkaian denda dan perlambatan layanan.

Facebook, Google, Telegram dan Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar atas tuduhan yang dilaporkan.

Baca Juga: Akan terbang ke luar angkasa, Jeff Bezos ditolak pulang ke bumi

Tiga tuntutan administratif terkait dengan kegagalan untuk menghapus konten didaftarkan terhadap Google Alphabet di Pengadilan Distrik Tagansky di Moskow, demikian pemberitaan Interfax. Dalam kasus itu, Google menghadapi denda senilai total 12 juta rubel, atau US$ 166.210.

Pengadilan tidak segera tersedia untuk dimintai komentar.

Google didenda bulan lalu atas unggahan yang dikatakan Moskow mendorong anak di bawah umur untuk bergabung dengan protes tidak sah pada Januari. Kala itu, banyak warga di Rusia turun ke jalan untuk mendukung kritikus Kremlin Alexei Navalny yang mengalami penahanan.

Aplikasi pesan Telegram juga menghadapi tiga tuduhan, kata Interfax, dan denda total hingga 16 juta rubel.

Dua tuduhan didaftarkan terhadap Facebook dan Twitter, yang telah ditempatkan di bawah hukuman pelambatan di Rusia sejak Maret. Masing-masing menghadapi denda maksimum 8 juta rubel.

Selanjutnya: Regulator di Inggris Mulai Menginvestigasi Ulasan Palsu di Google dan Amazon

 

Bagikan

Berita Terbaru

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas

DBS melihat adanya pergeseran preferensi investor dari aset berbasis AS yang dinilai sudah terlalu padat menuju kawasan lain, terutama Asia.

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri

J.P. Morgan dan UBS sama-sama melihat adanya tekanan terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ke depan.

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai
| Selasa, 24 Maret 2026 | 09:00 WIB

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai

Emiten rokok di satu sisi mendapat angin segar dari tak adanya kenaikan cukai, namun di sisi lain dibayangi risiko regulasi kadar tar dan nikotin.

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur
| Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur

Analis menilai kenaikan harga minyak berisiko menekan konsumsi, termasuk kalangan di segmen menengah-atas.

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional
| Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional

Analis memperkirakan BUKA akan mulai mencatatkan adjusted EBITDA positif Rp 124 miliar di 2026 dan terus meningkat hingga Rp 230 miliar di 2027.

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia
| Selasa, 24 Maret 2026 | 04:00 WIB

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia

Indonesia mengekspor produk-produknya ke Uni Arab Emirat (UAE), Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, Iran, Kuwait, dan Bahrain.

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun
| Senin, 23 Maret 2026 | 17:27 WIB

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun

Harga emas turun lebih dari 10% minggu lalu. Ini adalah penurunan mingguan tercuram sejak Februari 1983.

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku
| Senin, 23 Maret 2026 | 15:00 WIB

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diproyeksikan masih akan melanjutkan tren kinerja keuangan yang solid di tahun ini.

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN
| Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN

Pemerintah berencana memperluas cakupan MBG hingga 83 juta penerima pada Mei 2026, naik signifikan dibandingkan 55 juta penerima di Januari 2026.

Konflik Iran: Jebakan Perang yang Kini Menjegal Kekuasaan Trump
| Senin, 23 Maret 2026 | 14:27 WIB

Konflik Iran: Jebakan Perang yang Kini Menjegal Kekuasaan Trump

Goldman Sachs dan JP Morgan proyeksikan harga Brent bisa tembus US$100. Ketahui pemicu kenaikan dan dampaknya pada pasar energi global.

INDEKS BERITA

Terpopuler