Saham-saham BUMN Mendaki, IHSG Hari Ini Menguat Ke Level 6.257,81

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:25 WIB
Saham-saham BUMN Mendaki, IHSG Hari Ini Menguat Ke Level 6.257,81
[ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.]
Reporter: Irene Sugiharti, Wahyu Tri Rahmawati | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dalam sembilan hari perdagangan berturut-turut hingga Rabu (23/10). Dalam penutupan perdagangan, IHSG hari ini menguat 0,52% ke level 6.257,81.

Head of Research Investment Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebutkan, pendorong penguatan IHSG hari ini adalah saham-saham perusahaan pelat merah yang menguat menyambut menteri BUMN baru.

Selain sentimen Kabinet Indonesia Maju, kenaikan IHSG hari ini juga berasal dari dorongan penguatan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO). Menurut Nafi, harga CPO menembus level tertinggi sejak Juni tahun lalu.

Baca Juga: IHSG menguat 0,52% pada hari pelantikan Kabinet Indonesia Maju

Harga CPO naik setelah China memutuskan menghapus tarif balasan atas pembelian kedelai Amerika Serikat (AS) serta lonjakan ekspor komoditas tersebut dari Malaysia ke Tiongkok.

Pada perdagangan hari ini, delapan sektor menyokong kenaikan IHSG pada hari pelantikan Kabinet Indonesia Maju. Sektor perkebunan menguat 1,35%, industri dasar 1,23%, tambang 1,17%, dan konstruksi 1,06%.

Hanya dua indeks sektoral yang melemah pada hari ini. Sektor perdagangan dan jasa turun 0,56%, sementara sektor barang konsumen menyusut 0,28%.

Baca Juga: IHSG terkoreksi 0,04% ke 6.222 di akhir perdagangan sesi I hari ini

Total volume transaksi bursa mencapai 17,75 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 9,66 triliun. Kenaikan harga tampak pada 198 saham. Sedang 190 saham turun harga dan 166 saham memilih flat.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) 7,32%
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 5,91%
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 5,44%

Baca Juga: Kabinet Indonesia Maju resmi dilantik, IHSG melorot 0,37%

Top losers LQ45 terdiri dari:

- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) -4,56%
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -3,43%
- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) -2,83%

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 303,39 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 339,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 108,7 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 92,1 miliar.

Baca Juga: Jokowi umumkan kabinet, IHSG dibuka melemah di awal perdagangan Rabu (23/10)

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 136,9 miliar, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Rp 68 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 49,9 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Emas dan Perak Kompak Anjlok, Prospek hingga Akhir 2026 Masih Diwarnai Tekanan
| Senin, 02 November 2026 | 08:19 WIB

Harga Emas dan Perak Kompak Anjlok, Prospek hingga Akhir 2026 Masih Diwarnai Tekanan

Peluang penguatan harga perak tetap terbuka apabila kebijakan moneter AS menjadi lebih akomodatif dan permintaan industri kembali meningkat.

Kinerja Fundamental Ultrajaya Solid, Prospek Jangka Menengah ULTJ Kian Menarik
| Senin, 02 November 2026 | 07:51 WIB

Kinerja Fundamental Ultrajaya Solid, Prospek Jangka Menengah ULTJ Kian Menarik

Rencana akuisisi Frisian Flag Indonesia juga berpotensi memperkuat posisi bisnis PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

Antara Ancaman MSCI dan Koreksi di IHSG
| Senin, 02 November 2026 | 07:09 WIB

Antara Ancaman MSCI dan Koreksi di IHSG

Peristiwa ini membuktikan OJK independen dan menjatuhkan sanksi tanpa pandang bulu, sekalipun sekuritas tersebut dimiliki  tokoh penting,

Kendali Produksi Nikel dan Batubara Masih Ketat dalam RKAB 2027
| Senin, 02 November 2026 | 07:06 WIB

Kendali Produksi Nikel dan Batubara Masih Ketat dalam RKAB 2027

Pemerintah memberikan sinyal akan melanjutkan pengetatan kontrol kuota produksi di RKAB 2027, khususnya untuk komoditas bijih nikel dan batubara

Tak Sekedar Memantau Kendaraan
| Senin, 02 November 2026 | 07:06 WIB

Tak Sekedar Memantau Kendaraan

Fleet management system (FMS) membantu berbagai industri mendongkrak efisiensi, menekan biaya, meningkatkan keselamatan.

Pebisnis Rental Mobil Andalkan Momentum Akhir Tahun
| Senin, 02 November 2026 | 07:05 WIB

Pebisnis Rental Mobil Andalkan Momentum Akhir Tahun

Permintaan rental kendaraan secara umum masih cukup baik. Secara musiman, permintaan biasanya meningkat memasuki periode akhir tahun.

Dibayangi Data Domestik dan Implementasi HSC, IHSG Masih Berisiko Tertekan
| Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

Dibayangi Data Domestik dan Implementasi HSC, IHSG Masih Berisiko Tertekan

Pergerakan IHSG akan dibayangi implementasi kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) perkembangan isu MSCI, dan sejumlah data ekonomi.

OJK Tidak Menutup Opsi Sanksi Pidana
| Senin, 02 November 2026 | 07:03 WIB

OJK Tidak Menutup Opsi Sanksi Pidana

Upaya penindakan atas kecurangan dalam penawaran saham perdana bakal terus berlanjut dalam waktu dekat

Emiten Mind Id Mengantongi Laba Tinggi
| Senin, 02 November 2026 | 07:00 WIB

Emiten Mind Id Mengantongi Laba Tinggi

Kinerja emiten Mind Id ditopang oleh kenaikan harga komoditas, peningkatan volume produksi dan penjualan, serta efisiensi operasional.

Awal Pekan, HSC Mulai Didepak dari Perhitungan IHSG, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 02 November 2026 | 06:44 WIB

Awal Pekan, HSC Mulai Didepak dari Perhitungan IHSG, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Kebijakan baru BEI mulai 2 November, saham-saham high shareholding concentration (HSC) dikecualikan dari perhitungan IHSG.

INDEKS BERITA

Terpopuler